Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

In Silico Test of Active Compounds of Pomegranate Fruit (Punica granatum) Against Estrogen Receptor-α for Osteoporosis Anandawijaya, Spica Diani; Latifah, Nurul; Latifah, Ifa; Nugraha, Primadini Ayesha
Indonesian Journal of Chemical Science Vol. 14 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Chemical Science
Publisher : Prodi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v14i1.8957

Abstract

Osteoporosis is a systemic bone disease characterized by decreased bone density, so bone breaks easily. In this study, the activity of the phytoestrogen compound content in pomegranates (Punica granatum) against estrogen alpha in Silico. The study aims to get new drug candidates for osteoporosis therapy. The method used is to dock the re-docking of the natural ligands of raloxifene and docking against the ligands of test compounds which are secondary metabolite compounds in pomegranates. The Gridbox used has coordinates x center : -2,079; y center : -30,746; z center : 22,813. The caffeic acid test compound has the best potential binding to the alpha estrogen receptor.
REVIEW: EFEKTIVITAS KOMBINASI Andrographis paniculata DENGAN TANAMAN HERBAL LAIN DALAM PENANGANAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 BERDASARKAN UJI IN VIVO Anandawijaya, Spica Diani; Indradi, Raden Bayu
Farmaka Vol 23, No 3 (2025): Farmaka (November) (In Press)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v23i3.66063

Abstract

Diabetes mellitus menjadi penyakit kronis yang umum dijumpai di masyarakat, terutama diabetes mellitus tipe 2 (DMT2). DMT2 dikarakterisasi dengan defisiensi insulin akibat ketidakmampuan tubuh dalam kompensasi kebutuhan insulin karena defisiensi insulin. Saat ini pengobatan terfokus pada obat-obatan sintetis, yang diketahui memberikan efek samping berbahaya terutama untuk penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, eksplorasi terkait potensi komponen zat aktif tanaman terhadap aktivitas antidiabetes menjadi suatu ketertarikan. Salah satunya adalah Andrographis paniculata yang juga dikenal sebagai sambiloto. Kombinasi A. paniculata dengan tanaman herbal lain diketahui memiliki efek penurunan glukosa darah lebih baik dibandingkan dengan ekstrak tunggal A. paniculata. Artikel ini dibuat untuk meninjau aktivitas antidiabetes kombinasi A. paniculata yang dilakukan dengan uji in vivo untuk mencari kombinasi tanaman A. paniculata dan tanaman herbal lain yang optimal menurunkan kadar glukosa darah. Peninjauan komprehensif dilakukan terhadap jurnal dari database dengan kata kunci pencarian untuk artikel Bahasa Indonesia “Andrographis paniculata, Tanaman Herbal, Hiperglikemia, Diabetes Mellitus, dan In Vivo” dan untuk artikel Bahasa Inggris “Andrographis paniculata, Herbal Plant, Hyperglycemia, Diabetes Mellitus, dan In vivo”. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak A. paniculata bersama dengan ekstrak tanaman herbal lain memberikan aktivitas antidiabetes yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak tunggal A. paniculata.