Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLIKASI JUDI ONLINE TERHADAP MORALITAS DAN EKONOMI UMAT: TINJAUAN HUKUM ISLAM Siti Nurharirah; Irmayanti Kumara Tungga; Miliyanti; Syarifah Raehana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32412

Abstract

The$ rapid advance$ me$ nt of digital te$ chnology has contribu$ te$ d to the$ wide$ spre$ ad Pre$ vale$ nce$ of online$ gambling across variou$ s le$ ve$ ls of socie$ ty. This Phe$ nome$ non not only cau$ se$ s significant financial losse$ s bu$ t also u$ nde$ rmine$ s The$ moral and spiritu$ al fou$ ndations of the$ Mu$ slim commu$ nity. This stu$ dy Aims to e$ xamine$ the$ implications of online$ gambling on morality and the$ E$ conomic we$ ll-be$ ing of the$ u$ mmah from the$ pe$ rspe$ ctive$ of Islamic law. The$ Re$ se$ arch adopts a qu$ alitative$ approach u$ sing library re$ se$ arch me$ thods, Focu$ sing on normative$ analysis of re$ le$ vant ve$ rse$ s of the$ Qu$ r’an, Hadiths, And classical as we$ ll as conte$ mporary Islamic le$ gal and e$ conomic lite$ ratu$ re$ . The$ findings indicate$ that online$ gambling falls u$ nde$ r the$ cate$ gory of almaisir, which is strictly prohibite$ d in Islam du$ e$ to its e$ le$ me$ nts of u$ nce$ rtainty (gharar), e$ xploitation, and harm to othe$ rs. Fu$ rthe$ rmore$ , online$ gambling Contribu$ te$ s to the$ de$ gradation of individu$ al morality, worse$ ns hou$ se$ hold Financial conditions, and can le$ ad to stru$ ctu$ ral pove$ rty. The$ re$ fore$ , e$ ffe$ ctive$ pre$ ve$ ntion and mitigation e$ fforts are$ e$ sse$ ntial and shou$ ld be$ imple$ me$ nte$ d throu$ gh le$ gal e$ nforce$ me$ nt, moral e$ du$ cation, and the$ stre$ ngthe$ ning of family and commu$ nity role$ s.
Judi Online: Problematika dan Implikasinya Dalam Hukum Ekonomi Syariah Asmi, Asmi; Andi Mauludin; Nurul Aini Putri; Syarifah Raehana; M. Hasibuddin; M. Akil
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 4 No. 2: OKTOBER 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v4i2.298

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang judi online: problematika dan implikasinya dalam hukum ekonomi syariah. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan (Library research) dengan pendekatan yang digunakan adalah teologi normatif dan sosiologi ekonomi. Teknik pengumpulan data yakni data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dalam hukum ekonomi syariah, larangan terhadap perjudian sebagai bagian dari jarimah ta'zir. Jarimah ta'zir merupakan pidana yang sanksinya tidak secara tegas ditentukan dalam al-Quran maupun Hadis, melainkan kepada pemerintah/hakim untuk menetapkannya. Problematika dan implikasi Perjuring online dapat mengakibatkan kemerosotan moral/nilai dalam masyarakat, seperti nilai material, nilai vital serta terhadap nilai agama. Judi Online memiliki dampak yang buruk terhadapat masyarakat muslim termasuk merusak prinsip-prinsip Maqashid Syariah, seperti dampak terhadap hifzh al-din, hifzh al-nafs, hifzh al-‘aql, hifzh al-mal, hifzh al-nasl.
Pandangan Syari’at Islam Tentang Hari Sial Untuk Melansungkan Pernikahan: Views of Islamic Sharia regarding unlucky days for holding a wedding Said Syaripuddin Abu Baedah; Syarifah Raehana; Nur Farida Hamid; Syaharani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9328

Abstract

Sosialisasi pandangan syari’at Islam mengenai angggapan masyarakat tentang keberadaan hari sial untuk melansungkan pernikahan dilakukan melalui workshop dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat/PkM oleh Dosen FAI UMI Makassar. Materi workshop bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya perbuatan tatayyur perlu dilakukan, demi menjauhkann masyarakat dari perilaku syirik. Kegiatan workshop berlansung selama tiga kali pertemuan bekerja sama dengan majlis taklim Baiturrahman Bontomatene selaku mitra. Penyajian materi seputar ketentuan syari’at Islam terhadap hari sial untuk menikah berlansung melalui ceramah dan diskusi intraktif, guna memberikan edukasi dan pencerahan kepada mitra. Setelah mengikuti kegiatan workshop, mitra pengabdian telah memahami ketentuan syari’at Islam tentang larangan menggantungkan nasib pernikahan dengan hari atau bulan yang dipilih untuk melansungkan pernikahan, karena perilaku semacam itu termasuk perbuatan tatayyur yang berujung pada syirik. Agama Islam mencela perilaku tatayyur, karena orang yang melakukan perbuatan tatayyur meyakini ada kekuatan yang dapat mendatangkan kebaikan atau keburukan selain dari pada Allah. Perbuatan tatayyur juga bertentangan dengan prinsip tawakkal kepada Allah. Karena itu, memilih hari atau bulan untuk melansungkan pernikahan hendaknya berpijak pada petunjuk agama dan melalui pertimbangan yang rasional, bukan berdasarkan khurafat yang bersumber dari dongen-dongeng kebohongan. Majlis taklim Baiturrahman Bontomatene sebagai mitra pengabdian merupakan tumpuan harapan dalam mensosialisasikan materi workshop pengabdian kepada masyarakat secara luas tentang bahaya perilaku tatayyur yang dapat meruntuhkan sendi-sendi aqidah seseorang.