wahyuni maharani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT NAGARI AMPING PARAK KECAMATAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN PADA KONSERVASI PENYU AMPING PARAK wahyuni maharani; Sri Rahmadani; Isnaini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33327

Abstract

Penelitian ini membahas partisipasi masyarakat Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan dalam program konservasi penyu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya ancaman kepunahan penyu akibat praktik pengambilan telur untuk konsumsi maupun diperjualbelikan. Namun, melalui intervensi konservasi yang melibatkan masyarakat, pemerintah nagari, serta Dinas Kelautan dan Perikanan, terjadi perubahan perilaku masyarakat dari pengambil telur menjadi pelindung aktif. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bentuk partisipasi masyarakat dalam konservasi penyu serta peran aktor yang terlibat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Amping Parak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti edukasi, patroli pantai, pendataan penyu, menjaga kebersihan pantai, hingga perawatan penyu. Perubahan paradigma ini diperkuat dengan adanya organisasi Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) yang berperan sebagai penggerak konservasi. Berdasarkan teori Tangga Partisipasi Arnstein (1969), tingkat partisipasi masyarakat berada pada level Partnership (kemitraan), yang ditandai dengan keterlibatan aktif dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan kegiatan konservasi. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat tidak hanya berdampak pada keberhasilan pelestarian penyu, tetapi juga mendorong perkembangan ekowisata dan peningkatan ekonomi lokal. Dengan demikian, konservasi penyu di Nagari Amping Parak menjadi contoh nyata bagaimana partisipasi masyarakat dapat menciptakan keberlanjutan lingkungan sekaligus manfaat sosial ekonomi.