Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Keushuluddinan Dalam Kearifan Lokal Pada Tradisi Namatang Qur’an di Desa Pringgabaya Fazlurrahman, Lalu Muhammad; Khumaero, Suke Indah
Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT) Vol 3 No 2 (2023): Indonesian Journal of Education Research and Technology (IJERT)
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi upacara Khataman Al-Qur’an dilandasi rasa cinta kepada kitabullah yang dipraktikan dari waktu ke waktu dengan penerapan yang merujuk pada sunnah Nabi SAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang fenomena sosial living hadis terkait kearifan lokal yang digelar masyarakat desa Pringgabaya kecamatan Lombok timur melalui tradisi upacara Namatang Qur’a>n yang menjunjung nilai nilai keushuluddinan sebagai sarana syiar Islam dalam memuliakan para ahlul Qur’an. Fokus Pembahasan dari penelitian ini adalah terkait bagaimana masyarakat desa Pringgabaya menjalankan Tradisi Khotmul Qur’an tersebut yang dibangun berdasarkan pengimplementasian nilai-nilai hadis Nabi Muhammad SAW dan dipengaruhi pula oleh kebudayaan kerajaan Selaparang abad 16M. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan dua metode, yaitu wawancara dan studi literatur melalui metodologi penelitian yang bersifat deskriptif-analitis. Setelah melakukan penelitian, penulis berkesimpulan bahwa Tradisi Namatang Qur’an menjadi suatu upaya masyarakat untuk menghidupkan Hadis Nabi SAW pada era kontemporer. Penulis menemukan Hadis yang termaktub dalam kitab sunan Ad-Darimi yang menjadi sandaran epistemologis akan tradisi Namatang Qur’an. Hadis tersebut berada dalam tingkatan mauquf dengan jalur periwayatan yang shahih. Dengan demikian, Tradisi Namatang Qur’an digelar untuk menghidupkan sunnah Nabi SAW sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang maha Esa dalam pengimplementasian nilai-nilai keushuluddinan sekaligus melatih anak untuk mencintai al-quran sejak dini.
Tafsir Ibn Abbas And The Role Of The Companions: Historical Criticism And Contemporary Implications Khumaero, Suke Indah; Taufiq, Muhammad; Utami, Devi Aulia; Devita, Nindira Mei
Jurnal Ushuluddin Vol 33, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jush.v33i2.38363

Abstract

This study examines how Abdullah ibn Abbas and other Companions contributed to the core principles of Qur'anic interpretation, focusing on their methods, characteristics, and relevance for today's challenges. Using a historical and qualitative approach, the research finds that the Companions' tafsir was a dynamic process that combined divine authority with contextual understanding and independent reasoning. Ibn Abbas relied on sources such as the Qur'an and Hadith with a focus on language and literature, while others, such as Ibn Mas'ud, took a more textual approach, and Ali ibn Abi Talib emphasised rational and ethical perspectives. The study also reviews criticisms about the chain of narration in the book Tanwīr al-Miqbās attributed to Ibn Abbas. In conclusion, the Companions' exegesis remains an important foundation but needs to be integrated with modern hermeneutical, thematic, and socio-cultural methods to address current issues. This approach turns the historical legacy into a dynamic source of inspiration for a more reflective and inclusive Islamic hermeneutics