Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAINTENANCE DOOZER BATUBARA MENGGUNAKAN METODE MEAN TIME BETWEEN FAILURE (MTBF) DI PT. XXXXXXX Nicko, Robertus; Wahyu, Aufa Azfa; Bachtiar, Muhammad Irgi; Prasetiyo, Budi; Mukhlisin, Ahmad; Pratama, Muhammad Hasbi; Paundra, Fajar
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v4i2.292

Abstract

Mean Time Between  Failure  (MTBF) merupakan rata rata waktu pada sebuah peralatan untuk dapat dioperasikan sebelum terjadinya kerusakan. Tujuan dari jurnal ini yaitu analisis maintenance Doozer batubara menggunakan metode Mean Time Between Failure (MTBF). Hasil didapatkan dari Data yang digunakan dalam laporan kerja praktik bersumber dari laporan data breakdown on shipment yang terjadi pada Doozer selama periode bulan juli berada dibeberapa area kerja. Perencanaan jadwal kerja dari unit Doozer yaitu berkisar 80-hour meter. Dari data dapat dilihat juga bahwa grafik aktual atau yang terjadi di lapangan tidak sama dengan yang telah dirancang. Pada Bulan Januari unit Doozer yang bekerja rata-rata sekitar 70,03-hour meter. Dapat disimpulkan dimana lebih rendah dibandingkan dengan plan (rencana) yang telah dibuat. Sehingga suatu jadwal maintenance pada alat berat dengan menggunakan perhitungan Mean Time Between  Failure  (MTBF) melalui jadwal pengoperasian suatu alat berat antara lain hoursmeter, stand by, dan downtime. Menunjukkan bahwa setiap Doozer yang beroperasi memiliki perbedaan pada data plan dan actual MTBF karena setiap Doozer memiliki proses maintenance yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.
Characteristics of Briquettes Produced from Rubber Seed Shell and Palm Kernel Shell Using Tapioca Flour as Binder Jayadi, Farid; Cindi Alfian, Devia Gahana; Pratama, Muhammad Hasbi; Nurullah, Fajar Perdana; Silitonga, Dicky Januarizky; Afisna, Lathifa Putri
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4607

Abstract

Indonesia faces challenges in managing renewable energy as an alternative to fossil fuels. This study aims to compare commercially available briquettes with experimental briquettes produced from a mixture of rubber seed shells and palm shells using tapioca flour as a binder. The raw material composition variations between rubber seed shells and palm shells used were 80:20, 50:50, and 20:80, with 10% tapioca flour binder, and dried at a temperature of 100°C for 3 hours. The purpose of this research is to compare the produced briquettes with those already marketed. Based on the experiments and tests carried out, the results show that the 20:80 variation produced briquettes most comparable to the market samples, with a density of 0.7438 g/cm³, moisture content of 3.43%, calorific value of 6849.46 cal/gram, combustion rate of 0.1117 g/minute, and a drop test value of 4.7672%.