Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Kenanga Melalui Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Wedang Sertijab Di Desa Wonosari Muhammad Ghozi Ghazali; Fajar Prasetyo; Geni Aufana Olfiyani; Annisa Nisrina Rosada; Devi Khoirun Nisa; Rhea Khansa Amanda; Zonanda Apriliawan; Juna Fatimatuz Az-zahra; Ulin Fitriyani; Ameilia Fernanda Puspita Loka
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kenanga di Desa Wonosari, Kabupaten Karanganyar, bertujuan meningkatkan keberlanjutan ekonomi melalui pengembangan produk unggulan berupa Wedang Sertijab (Serai Wangi Jahe Mantab). Program ini mencakup upaya intensifikasi konservasi dan hilirisasi tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe dan serai. Kegiatan ini melibatkan pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan di bidang produksi, branding, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan limbah hasil produksi. Dalam Program ini KWT juga diberikan pemahaman mengenai strategi komunikasi digital untuk memaksimalkan media sosial dan platform online sebagai saluran promosi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kapasitas anggota KWT dalam mengelola usaha, ditandai dengan kemampuan mengolah bahan baku menjadi produk bernilai tambah dan penguasaan strategi pemasaran digital. Program ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi anggota KWT sekaligus mendukung pengurangan limbah melalui penerapan konsep ekonomi sirkular. Antusiasme KWT terbukti dari keaktifan mereka dalam setiap tahap kegiatan menjadi indikator keberhasilan program. Melalui optimalisasi sumber daya lokal, program ini tidak hanya memberikan nilai tambah pada produk TOGA, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan.
Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Sosialisasi dan Praktik Aquadalon Lele dan Kangkung di Desa Kemujan, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen Alya Febriza Putri; Ameilia Fernanda Puspita Loka; Desinta Zahra Setiani; Evelyne Patricia Ngandiri; Maulina Farah Maynar; Galih Syubhan Syabani; Innova Rijanto; Ajeng Sarwi Lestari; Katira Arofah; Irwan Iftadi
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i2.9527

Abstract

Limited yard space and the increasing demand for household food are challenges in strengthening family food security in Kemujan Village. This Community Service Program (KKN) aims to optimize the utilization of narrow land through the Aquadalon (Aquaponics in a Gallon) innovation, an integrated cultivation system of catfish (Clarias sp.) and water spinach (Ipomoea aquatica) using modified recycled gallon containers. The implementation method used a participatory approach through stages of socialization, installation training, hands-on practice, and maintenance assistance for heads of households as the target audience. A total of 30 Aquadalon units were created and implemented as pilot projects. Program evaluation was conducted descriptively through observations of participation levels, installation assembly skills, and the success of fish and plant maintenance. The results showed high enthusiasm among participants, an independent ability to assemble the system, and healthy growth of both water spinach and catfish at the household scale. The Aquadalon system proved to be water-efficient, utilized fish metabolic waste as plant nutrients, and was relatively low-cost. This program has the potential to become a simple, economical, and easily replicable model of appropriate technology to support family food independence in areas with land limitations.