Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Teman Sejawat Dalam Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa Di Lingkungan Organisasi Kampus (Studi Kasus Universitas Negeri Padang) Gita Apri Amanda; Manda Tri Syakila; Aura Febria Asti; Hafizatul Husna; Ahmad Zaki Ananda; Syamsir Syamsir
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan teman sejawat dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa di lingkungan organisasi kampus ( studi kasus universitas negeri padang ). Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian melibatkan 42 responden yang mayoritas berasal dari fakultas ilmu sosial dan jurusan ilmu administrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan teman sejawat di lingkungan organisasi kampus masih tergolong rendah. Namun, responden mengakui bahwa kepemimpinan teman sejawat di lingkungan organisasi kampus berpengaruh dalam mendorong partisipasi mahasiswa di universitas negeri padang.
MENELUSURI FUNGSI SOSIAL SURAU NAGARI DI KEHIDUPAN MASYARAKAT BATIPUAH BARUAH Nurfarhanah Nurfarhanah; Abdul Jamil; Manda Tri Syakila; Maysa Fadhila; Rafaldi Rafaldi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surau Nagari, khususnya di Minangkabau, telah lama menjadi pilar penting dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan budaya masyarakat. Penelitian ini mengkaji fungsi sosial Surau Nagari Lubuak Bauak di Batipuah Baruah, Sumatera Barat, yang telah menjadi bagian integral dari identitas lokal dan keagamaan. Meskipun surau secara tradisional berfungsi sebagai pusat ibadah, pendidikan agama dan adat, serta tempat musyawarah, peran sosialnya sering kali tidak terdokumentasi dengan baik. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan sejarah dan sosial, didukung oleh wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pengamatan langsung, untuk menelusuri sejarah, fungsi awal, pergeseran peran, serta revitalisasi Surau Lubuak Bauak di tengah modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surau Lubuak Bauak, yang didirikan antara tahun 1884-1901, awalnya berperan sebagai pusat pendidikan karakter pemuda, lembaga pendidikan Islam terkemuka, pusat musyawarah, dan benteng pelestarian budaya lokal. Namun, seiring waktu, fungsinya bergeser menjadi pusat kegiatan keagamaan yang lebih terbatas dan simbol sejarah serta objek wisata budaya. Meskipun demikian, surau ini telah merevitalisasi perannya sebagai penanda identitas kultural, pusat pendidikan Al-Qur'an dan karakter anak, ruang publik multifungsi untuk kegiatan komunitas, serta aset wisata budaya berbasis komunitas. Transformasi ini menunjukkan adaptasi Surau Lubuak Bauak dalam menjaga relevansinya di tengah tantangan zaman, sekaligus menegaskan pentingnya surau sebagai lembaga sosial yang dinamis dalam masyarakat Minangkabau