Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pekerja Sosial Dalam Mengurangi Ketergantungan Anak Terhadap Bantuan Belajar Melalui Pelatihan Kemandirian Di Pusat Pengembangan Anak (PPA Harapan Kita) Sani Susanti; Cindi Kezia Simbolon; Serasi Zendrato; Maria Benedicta Florenta Tamba
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan anak terhadap bantuan belajar menjadi tantangan serius dalam proses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga rentan. Ketergantungan ini berpotensi menghambat tumbuhnya kemandirian belajar, inisiatif, dan regulasi diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran pekerja sosial dalam mengurangi ketergantungan tersebut melalui pelatihan kemandirian di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Harapan Kita. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pekerja sosial serta anak-anak penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial memainkan peran kunci sebagai fasilitator, edukator, dan mediator dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan membangun kepercayaan diri anak. Intervensi dilakukan melalui bimbingan kelompok yang terintegrasi untuk menumbuhkan motivasi intrinsik dan kemampuan belajar mandiri anak. Pelatihan kemandirian terbukti efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap bantuan belajar dan meningkatkan partisipasi aktif anak dalam proses pendidikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pemberdayaan dalam pelayanan sosial anak, serta kontribusi strategis pekerja sosial dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN INTENSITAS MEROKOK PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Cindi Kezia Simbolon; Rachel Nadia S.B. Banjarnahor; Tamasya Mercy Raja Guk Guk; Syaukani Ali Arkan; Maria Benedicta florenta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44808

Abstract

This study aims to examine the relationship between stress levels and smoking intensity among students at Universitas Negeri Medan. The background of this research is based on the assumption that stress is one of the factors that may influence smoking behavior, particularly among university students who face various academic and social demands. This research employed a quantitative approach with a correlational method. The population consisted of students at Universitas Negeri Medan, with a total sample of 32 respondents selected using a specific sampling technique. Data were collected through questionnaires measuring stress levels and smoking intensity. The obtained data were then analyzed using the Pearson Product Moment correlation and simple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicated that there was a positive relationship between stress levels and smoking intensity; however, the strength of the relationship was low, as reflected by a correlation coefficient of 0.271. Furthermore, the significance value was 0.133 (p > 0.05), indicating that the relationship was not statistically significant. The results of the simple linear regression analysis also revealed that stress levels did not have a significant effect on smoking intensity, with a contribution of only 7.4% to the variance in smoking intensity. In conclusion, stress levels are not a primary factor influencing smoking intensity among students. Therefore, further research is recommended to include other variables that may have a stronger influence on smoking behavior.