Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pekerja Sosial Dalam Mengurangi Ketergantungan Anak Terhadap Bantuan Belajar Melalui Pelatihan Kemandirian Di Pusat Pengembangan Anak (PPA Harapan Kita) Sani Susanti; Cindi Kezia Simbolon; Serasi Zendrato; Maria Benedicta Florenta Tamba
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan anak terhadap bantuan belajar menjadi tantangan serius dalam proses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga rentan. Ketergantungan ini berpotensi menghambat tumbuhnya kemandirian belajar, inisiatif, dan regulasi diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran pekerja sosial dalam mengurangi ketergantungan tersebut melalui pelatihan kemandirian di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Harapan Kita. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pekerja sosial serta anak-anak penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial memainkan peran kunci sebagai fasilitator, edukator, dan mediator dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan membangun kepercayaan diri anak. Intervensi dilakukan melalui bimbingan kelompok yang terintegrasi untuk menumbuhkan motivasi intrinsik dan kemampuan belajar mandiri anak. Pelatihan kemandirian terbukti efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap bantuan belajar dan meningkatkan partisipasi aktif anak dalam proses pendidikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pemberdayaan dalam pelayanan sosial anak, serta kontribusi strategis pekerja sosial dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
The Relationship Between Stress Levels And Smoking Intensity Among College Students Cindi Kezia Simbolon
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 1, No 1 (2025): June 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoking relationship between stress levels and smoking intensity among students at State University of Medan. A quantitative cross-sectional survey was conducted involving 32 student smokers selected using stratified random sampling. Stress was measured using the Perceived Stress Scale (PSS), while smoking intensity was assessed through a structured questionnaire capturing frequency and related dependency patterns. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson Product–Moment correlation. Results showed a weak positive correlation between stress and smoking intensity (r = 0.271), indicating that higher stress tended to be followed by higher smoking intensity. However, the association was not statistically significant (p = 0.133), suggesting that stress alone does not among university students remains a public health concern and is frequently associated with academic and psychological demands. In Indonesia, where tobacco consumption is high, students may adopt smoking as a coping response to stress, yet empirical evidence on how stress relates to smoking intensity is still mixed. This study examined the adequately explain variations in smoking intensity in this sample. This finding implies that smoking intensity among students is likely shaped by multifactor influences, including peer exposure, social norms, self-efficacy, and contextual environmental factors, which may attenuate or override the direct role of stress. Therefore, campus-based interventions should integrate stress management with broader strategies targeting social and environmental determinants of smoking behavior. Further studies with larger samples and models testing mediating and moderating mechanisms are recommended.