Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan kajian terkait penerapan Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam meningkatkan Literasi Sains peserta didik melalui metode analisis bibliometrik. Kajian ini menginvestigasi publikasi yang terindeks dalam basis data Scopus selama periode 2016–2025 untuk menjawab pertanyaan penelitian mengenai dinamika performa publikasi, tema kajian utama, serta pola kolaborasi antarpeneliti. Temuan analisis performa menunjukkan adanya peningkatan jumlah publikasi yang konsisten dan signifikan dari tahun ke tahun, meningkat drastis dari 6 artikel pada 2019 menjadi 20 artikel pada 2025. Hal ini menegaskan bahwa topik ini semakin mendapat perhatian dalam komunitas akademik internasional. Amerika Serikat dan Kanada muncul sebagai negara dengan kontribusi terbesar sekaligus menjadi pusat utama dalam jaringan kolaborasi global. Melalui analisis struktur intelektual (Awan Kata Kunci dan Peta Tematik), teridentifikasi bahwa fokus penelitian terkini berpusat pada efektivitas pendekatan STEM dalam pendidikan formal untuk memperkuat Literasi Sains, khususnya dalam konteks penyelesaian Isu Sosiosaintifik. Studi ini juga menemukan bahwa masih terdapat ruang untuk memperdalam penelitian pada aspek metodologis tertentu, misalnya pendekatan inkuiri, serta untuk mengintegrasikan tema-tema strategis seperti kemampuan berpikir kritis dan isu keberlanjutan dalam kerangka STEM dan Literasi Sains. Keseluruhan hasil menunjukkan bahwa kajian mengenai STEM dan Literasi Sains telah berkembang menjadi bidang yang semakin mapan dan terhubung satu sama lain. Namun demikian, perluasan fokus menuju isu keberlanjutan serta penguatan penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi masih diperlukan. Temuan ini memberikan arahan bagi peneliti maupun pengembang kurikulum dalam menentukan tema yang sudah kuat serta area yang membutuhkan eksplorasi penelitian lanjutan.