Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGERTIAN SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI: RUANG LINGKUP, TUJUAN, KONSEP, DAN KETERKAITAN Khadijah, Siti; Gea, Natalman; Nainggolan, Klara Minar Sari; Sartika, Dian; Sabana, Sobi; Purnamasari, Ika
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.37202

Abstract

Sosiologi dan antropologi adalah disiplin ilmu sosial yang mendalami studi tentang manusia, perilaku sosial, dan budaya dalam masyarakat. Keduanya berperan penting dalam memahami interaksi sosial dan dinamika kebudayaan yang membentuk kehidupan manusia secara kolektif. Penelitian ini berfokus pada pengertian, ruang lingkup, tujuan, konsep dasar, dan keterkaitan antara sosiologi dan antropologi, yang diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang kontribusi kedua bidang ini dalam kajian masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur untuk menganalisis berbagai sumber tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosiologi dan antropologi memiliki tujuan berbeda namun saling melengkapi dalam memahami fenomena sosial dan budaya, terutama dalam menghadapi perubahan sosial di era modern.
Perlawanan Rakyat Sumatera Utara Terhadap Kolonialisme Belanda Sinaga, Rosmaida; Siagian, Dewi Br; Berutu, Anzelina Cristiani; Nainggolan, Klara Minar Sari; Purba, Amelia; Sebayang, Reva Natasya Br; Sitepu, Jeim's Keyhezkiel Iberena Putra; Ricardo, Fransiscus
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7154

Abstract

Perlawanan rakyat di Sumatera Utara terhadap kolonialisme Belanda merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dinamika perlawanan rakyat di berbagai daerah, termasuk perlawanan politik dan kultural di Tanah Batak melalui media pers Soara Batak, perjuangan fisik Angkatan Gerilya Sipirok (AGS) di Tapanuli Selatan, serta pergolakan politik pasca- penyerahan Jepang di Sulawesi sebagai perbandingan regional yang memberikan konteks bagi dinamika perjuangan di Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode historis yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan rakyat Sumatera Utara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga mencakup aspek politik, sosial, dan budaya yang saling berkaitan dalam menolak upaya kolonialisme Belanda.