Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ecoenzym: Inovasi Pengelolaan Sampah Organik di Ma’had Tafaqquh Sri Wahyuni; Martalasari, Martalasari; Asrori, Ikrima; Putra, Rengga Meinanda; Djamaludin, Aldian
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.26136

Abstract

Eco-enzyme is an environmentally friendly product made from fruit peels, vegetables, and sugar, which are fermented with water for three months. It can be used for cleaning, deodorizing, pest control, soil improvement, and water conservation. Eco-enzyme has various benefits, particularly in the production of disinfectants. It can also serve as an alternative to chemical substances that are harmful to the environment and human health. The raw materials for eco-enzyme come from organic waste that is no longer utilized and is often considered useless. Organic materials such as fruit peels or vegetable scraps can be used as raw materials in the production of eco-enzyme. The practice of producing and utilizing eco-enzyme in Islamic boarding schools, particularly at Ma’had Tafaqquh, is still not widely known or thoroughly studied. Therefore, this community service project aims to empower students by organizing training or workshops on the process of making eco-enzyme as a natural disinfectant. This community service activity is expected to contribute to the greenery and cleanliness of the pesantren environment while educating students about environmental awareness programs in society, particularly within Islamic boarding schools. Following the implementation of the community service activity, it was observed that the students were highly enthusiastic about participating in the training and workshop. Ma’had Tafaqquh is committed to maintaining a green and clean pesantren environment through proper waste management.
INTERAKSI ANTARA MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SIAK, PROVINSI RIAU, INDONESIA Wahyuni, Sri; Aryani, Syadila; Djamaludin, Aldian; Zulhendra, Kepin; Aditia, Pebrian; Akbar, Muhammad Azhari; Putra, Rengga Meinanda
Berita Biologi Vol 25 No 1 (2026): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2026.5591

Abstract

Potensi konflik antara hewan primata dan manusia dapat meningkat jika hewan primata tersebut hidup di dekat lingkungan manusia. Hal ini terjadi di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Indonesia, di mana monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang hidup di jalur provinsi sering menimbulkan gangguan bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui wilayah sebaran gangguan, ukuran kelompok, serta jenis dan intensitas gangguan yang ditimbulkan oleh monyet ekor panjang di kawasan tersebut dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dari Mei - Juni 2024. Data dikumpulkan melalui survei lapangan dan wawancara langsung terhadap 30 orang responden dewasa yang merupakan masyarakat setempat. Daerah gangguan tersebar pada enam titik lokasi yang berbeda. Pengamat menjumpai 187 individumonyet di lokasi penelitian yang tersebar pada tujuh lokasi tersebut dengan jumlah individu perkelompok berkisar antara 17-42 ekor. Jenis-jenis gangguan yang ditimbulkan oleh monyet ekor panjang berupa mencuri makanan, mencuri barang, merusak kebun (crop raiding), dan menyerang manusia. Gangguan yang paling sering terjadi adalah mencuri makanan dan merusak kebun. Konflik lebih sering terjadi di daerah kebun masyarakat dan daerah dengan aktivitas provisioning. Kerugian finansial akibat konflik secara rinci belum dapat ditaksir pada penelitian ini. Konflik antara masyarakat dan monyet ekor panjang yang terjadi di lokasi ini sangat perlu dicarikan solusi untuk mengurangi kerugian dan menguntungkan keberlangsungan populasi monyet ekor panjang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.