Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENANGANAN MUATAN CURAH PADAT CLINKER DI KAPAL MV. SAMUDRA SAKTI I PADA PT. TIRTA PERMAI BAHARI BELAWAN Islamiyah, Hidayatul; Ginting, Dafid
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38642

Abstract

Makalah ini menjelaskan tentang penanganan muatan curah padat clinker di kapal MV. Samudra Sakti I pada PT. Tirta Permai Bahari Belawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah riset lapangan (field research). Penulis melakukan observasi dan wawancara secara langsung kepada pihak perusahaan dan riset kepustakaan (library research) dimana penulis mendapatkan materi atau bahan makalah dari buku-buku yang ada di perpustakaan maupun sumber bacaan lainnya yang berkenan dengan pokok bahasan yang diambil. Muatan curah padat merupakan muatan dalam bentuk serbuk, bubuk, butiran dan sebagainya yang dalam pemuatan atau pembongkaran dilakukan dengan mencurahkan muatan ke dalam palka dengan menggunakan alat-alat khusus. Setelah selesai proses pemuatan, tumpukan muatan di dalam palka harus diratakan dan pastikan bahwa perbedaan tinggi antara puncak tumpukan muatan dan lembahnya tidak lebih dari 5% ukuran lebar kapal. Berat jenis muatan yang berat memungkinkan bagian hatch- top mendapat tekanan yang kuat, kecuali jika muatan tersebar merata sepanjang hatch-top untuk mendistribusikan bebannya. Penanganan Barang Curah Padat adalah semua kegiatan yang berkaitan dengan penumpukan, bongkar muat, termasuk pengambilan sampel, pengujian, dan pengendalian karakteristik dan sifat Barang Curah Padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penanganan muatan curah padat. Adapun faktor-faktor yang menjadi kendala dalam penanganan bongkar/muat barang curah padat ialah ruang muat/palka yang sudah rusak, cuaca buruk, kerusakan peralatan bongkar/muat dan sumber daya manusia. Kesimpulan dari makalah ini adalah penanganan muatan curah padat clinker di kapal MV. Samudra Sakti I pada PT. Tirta Permai Bahari cabang Belawan umumnya sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang ada, akan tetapi masih terdapat kendala yang disebabkan oleh kerusakan ruang muat kapal/palka dan kerusakan alat bongkar/muat.
Tolerance Response of the Darussalam Islamic Boarding School, Blokagung, to the Ogoh-Ogoh Celebration in Blokagung, Karangndoro, Tegalsari, Banyuwangi Islamiyah, Hidayatul; Chotib, Moch; Abbas, Raffid
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 1 (2024): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i1.4649

Abstract

The Ogoh-Ogoh parade is a celebration that is inherent in the Hindu community in Banyuwangi. The existence of this parade is certainly a spirit and enthusiasm for the glory of the Hindu community. For the Islamic community, including Islamic boarding schools, it is a hard slap to the concept of religious tolerance which must be implemented and accustomed to. At first glance, the Ogoh-Ogoh parade is not interesting and is not suitable to be shown and shown, especially to children. The scary form of Ogoh-Ogoh symbolizes the devil and also, the form of Ogoh-Ogoh contains pornographic elements. However, even so, Hindus have their view of Ogoh-Ogoh as a symbol of human awareness of the power of the universe and the all-powerful time. This depiction in Hindu Dharma includes the personality of Bhuta Kala. Hindus think that the Ogoh-Ogoh parade will still be celebrated and preserved. Included in one of the cultures and complements the religious rites of Hindus. It is hoped that this article will add to the body of knowledge regarding the response of the Darussalam Islamic boarding school to the Ogoh-Ogoh celebration, precisely in Karangdoro Blokagung village.
Integrasi Nilai Islam dan Budaya Lokal Madura dalam Pembentukan Harmoni Sosial-Ekonomi di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Sampang Qadarin, Maryam; Islamiyah, Hidayatul
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 9 No 1 (2025): AnCoMS, Oktober 2025
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v9i1.784

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) serve as vital institutions for both religious education and socio-economic empowerment. This study investigates the integration of Islamic values and Madurese local culture in fostering socio-economic harmony at Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Sampang. Adopting a mixed-methods approach, quantitative data from 60 respondents were analyzed using SEM-PLS, complemented by qualitative insights from seven key informants. Findings reveal that Islamic values—particularly honesty (shiddiq) and trustworthiness (amanah)—significantly contribute to socio-economic harmony (β = 0.435), while local cultural values such as hard work (karkar colpe) and religiosity (abantal sadhat, apajung Alla, asapo’ salawat) exert a slightly stronger influence (β = 0.521). The synergy of both value systems cultivates ethical, just, and barakah-oriented economic practices. Through the One Pesantren One Product (OPOP) initiative, the pesantren successfully harmonizes spiritual and material dimensions, illustrating how faith-based institutions can promote sustainable socio-economic development grounded in local wisdom.