Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI DAKWAH PENYULUH KANTOR URUSAN AGAMA DALAM PEMBINAAN MASYARAKAT DI DESA PARIGI KECAMATAN TINGGIMONCONG KABUPATEN GOWA Jumriani; M Ilham Muchtar; Mukhtasim Billah; Muhammad Yasin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): FEBRUARI - MARET 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu pembahasan dengan mengangkat masalah sebagai berikut 1), Strategi dakwah peyuluh kantor urusan agama Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa dalam pembinaan masyarakat di Desa Parigi, 2) Faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pembinaan masyarakat di Desa Parigi. Jenis penelitian ini dilakukan secara kualitatif, yaitu sebuah penelitian yang mengarah pada analisis data yang lebih deskriptif dan objektif . dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, dimana diperoleh dari dua sumber yaitu primer dan sekunder, kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data-data serta penarikan simpulan yang kemudian dituangkan dalam karya tulis ilmiah, yaitu penelitian. Hasil dari penelitian ini meliputi : Program Penyuluhan, Pelatihan dan Pembinaan Majelis Taklim, Pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an, Pembinaan Khatib dan MC dikalangan pemuda, dan Pembinaan Imam Desa. a) Faktor Pendorong : Masyarakat terbuka untuk dibina, Adanya dukungan dari pemerintah, dan Tenaga Penyuluh Agama yang Memadai. b) faktor penghambat: Terbatasnya waktu karena jarak dan medan yang sulit, sarana dan prasarana yang terbatas, dan Kurangnya motivasi dalam menuntut ilmu.
Fatwa-Fatwa Muhammadiyah Seputar Ramadhan dan Titik Beda (Studi Komparatif Muhammadiyah, NU, dan Persis) Rully Panggabean; Fahril; Mukhtasim Billah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines Muhammadiyah's fatwas regarding the implementation of Ramadan worship and analyzes their comparative differences with those of Nahdlatul Ulama (NU) and Persatuan Islam (Persis). This research uses a qualitative-descriptive method with a library research approach to official fatwa documents from the Muhammadiyah Tarjih and Tajdid Council, NU's Bahtsul Masail, and Persis's Hisbah Council. The results of the study indicate that the differences in Ramadan fatwas between the three Islamic organizations are primarily due to differences in legal istinbath methodology, particularly in the use of hisab and rukyat, the authority of the madhhab, and the approach to text and context. This article emphasizes that these differences are a form of valid fiqh (jurisprudential) disagreement and are not related to differences in faith, so they need to be addressed moderately and tolerantly in the religious life of Indonesian society.