Rangga Azyan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Islam Moderat dalam Upaya Melestarikan dan Menjaga Kehidupan Terhadap Perusakan Alam Anton, Anton; Muhammad Miftahuddin; Ilham Hasanudin; Ariel Sihabudin Aonillah; Muhamad Irfan Athoillah; Muhamad Zaki Ridho; Rangga Azyan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): FEBRUARI - MARET 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi Islam moderat dalam menjaga kelestarian alam dan mencegah kerusakan lingkungan melibatkan pendekatan komprehensif yang mencakup dimensi teologis, sosial, dan praktis. Dengan mematuhi prinsip-prinsip ini, umat Muslim dan masyarakat secara umum dapat aktif berkontribusi dalam pelestarian alam untuk generasi mendatang. Perusakan lingkungan merujuk pada kegiatan yang mengakibatkan kerusakan ekosistem alam secara tidak terkendali atau tidak berkelanjutan, termasuk aktivitas yang merugikan tanah, udara, air, flora, dan fauna serta mengganggu keseimbangan ekologi secara menyeluruh. Oleh karena itu, penting untuk mengadopsi praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab dalam pemanfaatan sumber daya alam, serta melakukan upaya perlindungan dan rehabilitasi lingkungan yang terdampak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperjuangkan kelestarian alam dan mencegah kerusakan lingkungan. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode tinjauan literatur, yang meliputi empat tahap: identifikasi judul yang relevan, seleksi artikel yang sesuai, evaluasi dan sintesis literatur, serta penyusunan hasil dari berbagai sumber. Temuan penelitian menegaskan bahwa integrasi Islam moderat berperan penting dalam upaya melestarikan alam dan melindungi kehidupan dari kerusakan lingkungan
Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Ibtidaiyah Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence dan Digitalisasi Pembelajaran Yufi Mohammad Nasrullah, Yufi Mohammad Nasrullah; Hilda Ainissyifa; Dadang Muliawan; Sopa Siti Marwah; Nurul Fatonah; Rangga Azyan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 6 No. 3 (2025): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v6i3.2818

Abstract

This community service program aims to improve the competency of elementary school teachers in utilizing Artificial Intelligence (AI) and digitalizing learning in Limbangan District, Garut Regency. Digital transformation requires teachers to have technological literacy beyond basic skills, but field findings indicate that MI teachers' digital competency remains at a low level, especially in AI integration, digital learning design, and interactive media production. The activity was carried out through a Participatory Action Research (PAR) approach that involved teachers as active partners in the know, understand, plan, act, reflect, and evaluate stages. A total of 30 teachers from 10 MIs were involved in practice-based training, mentoring, learning simulations, and AI-based media production. Data were obtained through pretests and posttests, observations, interviews, and structured reflections. The program results showed a significant increase in teachers' understanding and skills in using AI-based tools (ChatGPT, Gemini, Canva AI) and in designing more interactive digital learning. The pretest confirmed that teachers' initial competency was in the low category, especially in the TPACK and technology integration aspects. After the training, teachers demonstrated improved skills in developing digital lesson plans, creating AI-based automated teaching media, and implementing digital assessments in their learning. Teacher reflections demonstrated a shift in pedagogical behavior toward more creative, responsive, and technology-based practices. The PAR cycle was effective in strengthening digital readiness and enhancing teacher self-efficacy. This program demonstrated that practice-based interventions, ongoing mentoring, and community collaboration can accelerate the transformation of MI teachers' digital competencies in a contextual and measurable manner.