Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The role of the Catholic Church in Jakarta in a Pluralistic Society: Contributions, Challenges, and Prospects Resta Agustiani; Desy Safitri; Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tolerance is the primary capital in relationships between religious groups in order to create a harmonious life. The study was conducted to identify the activities of the Catholic Church in Jakarta, which participated in promoting tolerance among religious groups. Data collection in this research uses the study of literature using scientific journals, books, archives, and documents related to the research. As for the routine activities of the Catholic Church in creating tolerance in the sphere of plural societies, they routinely conduct cross-religious dialogue in order to create a sense of unity. This activity is carried out by many religious leaders and young generations in the hope of fostering religious tolerance in the midst of plural societies
Dampak Judi Online Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Hidup Pemain Di Rt 09/Rw 09 Kelurahan Ciracas Resta Agustiani; Budiaman Budiaman; Dian Alfia Purwandari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak judi online terhadap pemenuhan kebutuhan hidup berdasarkan nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Pada penelitian ini terdiri dari 3 subjek yang merupakan informan inti pemain judi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judi online membuat penghasilan mengalami perubahan prioritas, semula untuk membeli kebutuhan hidup beralih sebagian guna menjadi modal berjudi. Terganggunya nilai material memicu persoalan ekonomi lainnya berupa hutang. Demi berjudi, para pemain rela kehilangan daya dukung produktivitas (barang berharga) dengan menjualnya untuk berjudi, yang berakibat pada hilangnya nilai vital. Tidak hanya itu, konflik batin dialami oleh pemain judi online. Sadar dan paham bahwa judi online merupakan dosa kepada Tuhan dan melanggar norma. Rendahnya kontrol diri membuat pemain judi online tetap melakukan penyimpangan dan menyembunyikan aktivitas berjudi untuk menghindari stigma negatif.