Muzaqi , Ahamad Imam
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN PEMEROLEHAN BAHASA DALAM IMPLIKASI PEDAGOGIS Muzaqi , Ahamad Imam
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2024): edisi july 2024
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini menguraikan beberapa faktor yang mempenaruhi pemerolehan bahasa kedua (SLA). Hal tersebut perlu diselidiki bagaimana dampaknya terhadap pedagogis atau kemampuan prakek pembelajaran. Di samping itu, banyak peneliti SLA yang mendiskusikan perihal ini dan membawa partisipan ke dalam penelitian mereka. Rancangan penulisan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan mengacu pada jenis penelitian kepustakaan, mengkaji beberapa jurnal tentang pemerolehan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan implikasi pedagogi memerlukan landasan utama yang berpijak pada kemampuan pembelajaran bahasa yang efektif di kelas. Pentingnya pemahaman pemerolehan bahasa kedua dilihat dari beberapa faktor, antara lain faktor kendala usia, faktor lingkungan bahasa, faktor metodologi pengajaran, dan faktor motivasi peserta didik. Faktor-faktor tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para guru, khususnya untuk kembali menerapkan pembelajaran bahasa kedua dengan memperhatikan faktor tersebut agar lebih ideal diterapkan di kelas. Kata Kunci : Pembelajaran Pemerolehan bahasa kedua, Implikasi pedagogi, Faktor pembelajaran.
TEKNIK STORYTELLING (BERCERITA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA ASING PESERTA DIDIK DI PIAUD RAIDHATUL ILMI Muzaqi , Ahamad Imam
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2024): edisi july 2024
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara merupakan cara pertama anak-anak untuk berinteraksi dengan guru, teman sejawat maupun orang lain. Selain itu, keberhasilan dalam belajar bahasa asing bagi peserta didik pada awalnya bisa ditinjau dari kemampuan berbicara. Namun, hal itu tentu dirasa sulit dilakukan bagi para peserta didik di jenjang usia anak usia dini, terlebih untuk berbicara bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Ada sebuah Banyak alasan mengapa mereka mengalami kesulitan dalam berbicara, seperti kurangnya pemahaman, kurangnya kosa kata untuk mengungkapkan gagasan, kurangnya kesempatan untuk berbicara, dan kurangnya metode pengajaran yang menarik yang dapat memotivasi mereka untuk berbicara. Oleh karena itu, kajian ini menjawab asumsi-asumsi tersebut dengan membandingkan salah satu lembaga sekolah usia dini yang telah menerapkan metode bercerita, yakni PIAUD Raidhatul Ilmi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tindakan kelas yang tujuan utamanya adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya teknik bercerita bisa meningkatkan kemampuan bahasa asing. Subyek penelitian ini adalah beberapa guru dan peserta didik PIAUD Raidhatul Ilmi yang berjumlah 23 peserta didik tahun dari 2022/2023. Data dari penelitian diperoleh dari observasi dan tes berbicara. Hasilnya menunjukkan ada sebuah peningkatan pada peserta didik untuk meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan metode bercerita. Bercerita mampu meningkatkan kemampuan mereka dari sudut pemahaman, kelancaran, kosa kata, tata bahasa, dan pengucapan. Kata Kunci : Teknik bercerita, kemampuan berbicara, pembelajaran bahasa