This Author published in this journals
All Journal MANIFESTO
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Wayang Orang Ngesti Pandowo sebagai Warisan Budaya Takbenda Herlina Putri Khawismaya; Mohammad Ridwan Pardiyanto; Alfira Apriyanti; Arya Permana Wisanggeni; Muhammad Syahril Agil; Sellyna Putri Sabila; Muzakki Bashori
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2024): JUNI
Publisher : AWATARA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/manifesto.v2i2.184

Abstract

Artikel ini mengkaji upaya pelestarian Wayang Orang Ngesti Pandowo di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi yang menyebabkan berkurangnya minat masyarakat terhadap budaya tradisional. Meskipun telah berdiri sejak 1937 dan mengalami masa kejayaan, Ngesti Pandowo menghadapi penurunan penonton dan kesulitan keuangan, terutama setelah berpindah dari gedung GRIS ke TBRS. Penelitian ini menggunakan metode campuran, melibatkan wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap mahasiswa, menunjukkan bahwa meskipun terdapat persaingan dengan hiburan modern, kesadaran dan kepedulian untuk melestarikan wayang orang tetap tinggi di kalangan generasi muda. Pentingnya pelestarian ini ditegaskan oleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2022. Upaya inovatif, termasuk penggunaan media sosial dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan, diharapkan dapat membantu mempertahankan dan mempromosikan Ngesti Pandowo sebagai bagian integral dari kebudayaan Indonesia.