p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PengaMAS
Butarbutar, Ranta Butarbutar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN IBU-IBU RUMAH TANGGA DALAM MEMPRODUKSI DAN MENGEMAS MINYAK KELAPA BERSTANDAR BPOM Butarbutar, Ranta Butarbutar; Leba, Seli Marlina Radja; Riwu, Lay
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.6214

Abstract

Pemberdayaan Ibu-ibu rumah tangga untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam berbasis sumber daya alam lokal sangat dibutuhkan terutama pada masyarakat yang berdomisili di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga secara mandiri dan berkesinambungan. Metode pelaksanaannya dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, serta pedampingan. Sedangkan metode pengumpulan datanya adalah melalui survey dan wawancara terbuka. Yang menjadi sasaran pengabdian ini adalah kelompok Ibu-Ibu kampung Wasur kabupaten Merauke provinsi Papua Selatan. Proses pendampingan ini dimulai dari bulan Agusts hingga bulan Desember tahun 2021. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan-peningkatan dalam hal: (1) pengetahuan masyarakat terkait peningkatan ekonomi keluarga secara mandiri, (2) pengetahuan masyarakat dalam memproduksi minyak kelapa tanpa bahan pengawet, (3) jumlah pendapatan masyarakat setiap bulan, dan (4) edukasi dalam pemasaran berbasis media social seperti Facebook dan Instagram. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka melalui kegitan ini kami sangat mengharapkan adanya kontribusi pemerintah dalam memfasilitasi masyarakat kampung seperti bantuan rumah produksi di masa yang akan datang. Hal ini bertujuan agar minyak kelapa yang telah diproduksi oleh masyarakat local dapat juga memenuhi standar serta mendapatkan label dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. 
PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN DAN PUTUS SEKOLAH DALAM PENINGKATAN EKONOMI KREATIF BERBASIS BUDAYA LOKAL MENUJU ZERO KEMISKINAN DI PAPUA SELATAN Butarbutar, Ranta Butarbutar
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i1.10317

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anak-anak jalanan dan putus sekolah di Merauke melalui pelatihan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal Papua, seperti keterampilan pembuatan noken, souvenir etnis, dan lukisan tradisional. Metode pelaksanaan program terdiri dari lima tahapan utama, yaitu (1) identifikasi masalah melalui survei kondisi sosial dan ekonomi calon peserta, (2) sosialisasi kepada orang tua, ketua RT, dan kepala kampung untuk menjelaskan tujuan dan manfaat program, (3) pelatihan dan pendampingan teknis terkait produksi kerajinan dan penerapan teknologi pemasaran digital, (4) monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan keterampilan dan perilaku peserta, serta (5) perumusan rencana keberlanjutan untuk replikasi dan pembentukan komunitas usaha mandiri. Program dilaksanakan dalam delapan sesi pendampingan dengan hasil yang menunjukkan perubahan signifikan baik dalam kemampuan teknis maupun transformasi sosial peserta. Sebanyak 10 peserta berhasil memproduksi produk ekonomi kreatif dengan total produksi 101 unit dan pendapatan kumulatif Rp 9.150.000. Mereka juga menunjukkan peningkatan literasi digital dengan aktif memasarkan produk melalui media sosial dan forum jual beli Merauke (FJB). Selain itu, terjadi perubahan perilaku sosial yang positif, peningkatan kesadaran akan pelestarian budaya, dan pengurangan aktivitas negatif yang sebelumnya dilakukan. Program ini telah memberikan fondasi pemberdayaan yang berkelanjutan dengan dampak ekonomi dan sosial yang nyata. Rekomendasi kebijakan untuk keberlanjutan mencakup integrasi pelatihan dalam pendidikan nonformal, penyediaan sarana teknologi dasar, dan pembentukan jejaring pengrajin muda untuk mendukung pengentasan kemiskinan secara kontekstual di wilayah timur Indonesia.