Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SKENARIO PENGEMBANGAN SEKTOR KEPARIWISATAAN BROMO-TENGGER-SEMERU Adrianto, Dimas Wisnu; Nisa, Hikmatun; Maulana , Fajar Hasri
Tata Kota dan Daerah Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2024.016.01.4

Abstract

Penetapan Taman Nasional Bromo-Tengger Semeru (TNBTS) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) menuntut perlunya perencanaan sektor kepariwisataan yang strategis dan terpadu. Artikel ini mempresentasikan hasil penelitian yang berfokus pada pemetaan skenario masa depan sebagai bagian dari proses perencanaan strategis TNBTS. Analisis yang memberi pondasi bagi pemetaan skenario mencakup analisis potensi dan permasalahan terhadap dimensi serta komponen kepariwisataan. Hasil penelitian memberikan pemahaman komprehensif tentang potensi dan masalah TNBTS serta skenario pengembangan yang paling menguntungkan. Analisis kebutuhan lahan untuk akomodasi, fasilitas, dan permukiman juga dilakukan sebagai refleksi terhadap skenario pengembangan dengan memperhatikan ketersediaan lahan dan zona pengembangan. Hasil penelitian memberikan gambaran menyeluruh tentang kebutuhan dan ketersediaan lahan untuk pengembangan pariwisata TNBTS. Tiga skenario pengembangan dihasilkan meliputi skenario Pessimistic, Business as Usual (BAU), dan Optimistic. Dengan skenario pengembangan yang jelas, diharapkan dapat memaksimalkan potensi pariwisata TNBTS untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Assessing Community Resilience in Tambakrejo Village, Blitar Regency Using the Integrated Concept of Community Resilience (ICCR) Framework Nisa, Hikmatun; Usman, Fadly; Adrianto, Dimas Wisnu
Civil and Environmental Science Journal (CIVENSE) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.civense.2025.008.02.5

Abstract

Tambakrejo Village, located on the southern coast of Blitar, is highly vulnerable to tsunamis. The research utilizes the Integrated Concept of Community Resilience (ICCR) framework, incorporating both internal factors, such as social, economic, and cultural capital, and external factors like disaster risk governance and disaster-based spatial planning, to assess the resilience of the community. Primary data was gathered through interviews, questionnaires, and field observations, complemented by secondary data from BPBD and BPS. The analysis, based on the ICCR framework, revealed that the community resilience in Tambakrejo is at a medium level (ICCR score ranging from 30 to 60) in Social, Economic, and Cultural Capital (SCE = 56.35) and Disaster-Based Spatial Planning (DBSP = 47.22), and a high level (score above 60) in Disaster Risk Governance (DRG = 63.49). Key findings include a lack of detailed disaster risk maps and limited mitigation infrastructure, which hinder effective disaster preparedness. However, the community shows strong potential in social cohesion and culture, with active participation in disaster risk reduction activities and a high level of awareness regarding tsunami threats. This research underscores the need for sustainable economic diversification, improved evacuation infrastructure, and better integration of spatial planning in disaster mitigation efforts including capacity-building training for local disaster response teams, community workshops on risk mapping and evacuation route planning, and the development of alternative livelihoods beyond the fisheries sector to further increase community resilience against tsunami threats.