Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVOLUSI MENTAL DAN PEMBENTUKAN KARAKTER PELAJAR MASA DEPAN Hasan, Tholhah; Nur Alia Abdullah, Mirna; Retsa Rizaldi Mujayapura, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i6.2025.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter sebagai bentuk konkret dari implementasi revolusi mental dalam membentuk generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan tangguh secara moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa revolusi mental dalam dunia pendidikan menekankan transformasi nilai, sikap, dan perilaku peserta didik melalui penguatan karakter berbasis nilai-nilai seperti integritas, gotong royong, dan etos kerja. Tantangan utama dalam implementasinya meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya partisipasi orang tua, serta kurangnya inovasi pembelajaran. Untuk menjawab tantangan tersebut, strategi implementasi yang efektif mencakup integrasi nilai karakter ke dalam semua aspek kegiatan sekolah, penguatan peran guru sebagai teladan, dan kerja sama aktif dengan keluarga serta masyarakat. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antar elemen pendidikan menjadi kunci keberhasilan revolusi mental dalam membentuk pelajar yang berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri bangsa.
Fenomena SEABlings dalam Solidaritas Digital Generasi Z di Tengah Konflik Netizen Asia Tenggara dan KNETZ Raihan, Marsya; Hurul Aini, Mutiara; Hasan, Tholhah; Abdullah, Mirna Nur Alia
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 1 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i1.3169

Abstract

Artikel ini membahas munculnya solidaritas digital di kalangan netizen Asia Tenggara (SEAblings) dalam dinamika interaksi lintas negara di media sosial, yang sekaligus memperlihatkan bagaimana Generasi Z membentuk budaya komunikasi digital yang baru. Permasalahan penelitian berfokus pada penyebab terbentuknya solidaritas tersebut, bagaimana ia mencerminkan karakter budaya digital Gen Z, serta implikasi sosial budaya yang muncul dari konflik dengan komunitas lain seperti K-Netz. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna solidaritas digital lintas negara sekaligus membaca dinamika interaksi dan potensi konflik yang menyertainya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi digital non-partisipatif di platform X dan TikTok, serta didukung wawancara mendalam dengan informan yang memahami fenomena tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola interaksi, narasi kolektif, dan bentuk solidaritas yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas digital muncul dari rasa kesamaan regional, pengalaman kolektif, dan respons terhadap stereotip eksternal, yang diperkuat oleh logika algoritma media sosial. Di sisi lain, solidaritas ini mencerminkan budaya digital Gen Z yang cepat, ekspresif, dan kreatif, namun juga berpotensi memicu konflik, polarisasi, dan reproduksi stereotip di ruang daring. Dengan demikian, solidaritas digital memiliki peran ganda sebagai penguat kohesi sosial sekaligus sumber ketegangan lintas budaya. Kata Kunci Solidaritas digital, Generasi Z, media sosial, budaya digital, konflik online