Nugraha, Muh Raditya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kemampuan Literasi Digital dan Pengalaman Praktik Kerja Industri terhadap Kesiapan Kerja Siswa pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Jakarta Nugraha, Muh Raditya; Qurniawati, Dewi; Widiyatmo, Tukul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan literasi digital dan pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas dua belas di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Jakarta. Pada era Revolusi Industri 4.0, kebutuhan terhadap lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis tetapi juga literasi digital semakin meningkat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 154 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan menggunakan Google Form dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital (X1) dan pengalaman praktik kerja industri (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (Y). Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama menjelaskan sebesar 38,4% varians dalam kesiapan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji hipotesis mengonfirmasi bahwa kedua variabel memiliki pengaruh yang signifikan baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital dan program praktik kerja industri yang terstruktur merupakan strategi penting untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK, sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka dalam menghasilkan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Evaluasi Implementasi Literasi Digital pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam Meningkatkan Budaya Organisasi Pembelajaran Guru SMK Negeri di Jakarta Nugraha, Muh Raditya; El Khuluqo, Ihsana; Istaryatiningtias, Istaryatiningtias
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7204

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki literasi digital yang tinggi agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi pembelajaran. Namun, di Indonesia, masih terdapat kesenjangan kompetensi dan pemanfaatan teknologi di kalangan guru, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk mengevaluasi efektivitas Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang dikembangkan oleh Kemendikbudristek sebagai sarana penguatan literasi digital dan pengembangan profesional berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi literasi digital melalui PMM dalam meningkatkan budaya organisasi pembelajaran guru di SMK Negeri Jakarta. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode evaluasi program berbasis Logic Model yang memetakan hubungan antara input, aktivitas, output, dan outcome. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi PMM ditopang oleh kebijakan sekolah yang visioner, dukungan infrastruktur digital, serta kegiatan kolaboratif seperti “Rabu Belajar” dan Komunitas Guru Belajar yang memperkuat jejaring profesional. Peningkatan terlihat pada kemampuan guru dalam memproduksi konten pembelajaran digital, partisipasi dalam pelatihan mandiri, serta munculnya budaya reflektif dan kolaboratif di lingkungan sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa PMM berfungsi efektif sebagai katalisator transformasi budaya organisasi pembelajaran guru di era digital, selama didukung oleh kepemimpinan sekolah yang adaptif dan ekosistem kolaboratif yang berkelanjutan.