Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GEREJA DALAM MEMUTUS MATA RANTAI KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK Butar-butar, Grecetinovitria; Gea, Ibelala; Hombing , Herdiana Boru
Manna Rafflesia Vol. 12 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38091/man_raf.v12i1.542

Abstract

Sexual violence against children requires preventive efforts accompanied by serious and sustained measures to break the chain of sexual violence against children. The purpose of this study is to determine the role, efforts, and solutions that can be implemented by the church in breaking the chain of sexual violence against children. In analyzing this issue, the research method used is qualitative research and a descriptive approach. Based on the research, the results show that efforts to break the chain of sexual violence can be carried out through the church's work in the areas of Koinonia, Marturia, and Diakonia. Solutions and efforts that can be made by the church can begin with awareness of the ecosystem of sexual violence against children, followed by concrete action. The church needs to voice the urgency of sexual crimes and appeal to the congregation through sermons to increase awareness and supervision of children, provide faith guidance for all categorical groups, and provide assistance to victims.
EDUKASI MASYARAKAT DALAM PERANNYA TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING Situmorang, Meditatio; Butar-butar, Grecetinovitria; Sigiro, Adi Suhenra
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3976

Abstract

Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama, mulai dari kehamilan hingga usia 24 bulan. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Lima provinsi dengan jumlah kasus stunting terbanyak adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Banten. Kondisi ini mendorong Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung sebagai perguruan tinggi Kristen Negeri di Sumatera Utara untuk mengambil peran dengan berkolaborasi dengan penyuluh agama Kristen di kabupaten-kabupaten di Sumatera Utara guna membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk mengurangi jumlah kasus stunting, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode empowerment yang mengadopsi model pendekatan edukatif. Berdasarkan hasil dari kegiatan PkM tersebut, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 31% terkait peran mereka dalam pencegahan stunting. Hasil ini menunjukkan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan telah tercapai, dengan partisipasi aktif masyarakat yang meningkat. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi yang cukup dan peran mereka dalam mencegah stunting, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan bagi pencegahan stunting di Sumatera Utara