Era kompetitif pendidikan menuntut peserta didik memiliki prestasi tinggi dan ketahanan mental yang kuat, namun tekanan akademik sering memicu stres yang berdampak negatif pada motivasi dan kesejahteraan psikologis. Salah satu strategi efektif untuk mengatasinya adalah teknik reframing, yang membantu individu mengubah sudut pandang negatif menjadi lebih positif dan adaptif. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis peran teknik reframing dalam mengelola stres akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa reframing berperan dalam lima aspek utama, yaitu kognitif, emosional, motivatif, adaptif, dan terapeutik. Melalui proses reinterpretasi pengalaman, peserta didik menjadi lebih mampu mengatur emosi, menumbuhkan semangat belajar, serta menyesuaikan diri dengan tekanan akademik secara sehat. Berdasarkan hasil kajian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa teknik reframing memiliki peran penting sebagai strategi konseling dalam membantu peserta didik mengelola stres akademik di era kompetitif pendidikan.