Mi’roj, M. Alvy Syahrin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemandirian Karier Siswa Melalui Bimbingan Kelompok Metode Problem Based Learning (PBL) Mi’roj, M. Alvy Syahrin; Ilmiyah, Safinatul; Wirastania, Aniek; Aini, Nazila Qurrotul; Susilo, Puji; Aqwana, Yunirul; Sya’ban, Muhammad Nur
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 22 No 02 (2025): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v22i02.4678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemandirian karier siswa SMKN 7 Surabaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, terdiri dari dua siklus (perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi). Partisipan penelitian adalah 20 siswa kelas X yang dibagi ke dalam empat kelompok kecil. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kuantitatif (uji Paired Sample t-Test dan Wilcoxon Signed-Rank Test) dan kualitatif (analisis tematik). Hasil siklus pertama menunjukkan tidak ada peningkatan signifikan (nilai signifikansi 0,595), sehingga dilakukan modifikasi pada siklus kedua, seperti penggunaan media interaktif dan pendekatan kolaboratif. Hasil siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan (nilai signifikansi 0,026), membuktikan bahwa PBL efektif meningkatkan kemandirian karier siswa ketika didukung strategi yang tepat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa refleksi dan perbaikan berkelanjutan dalam PTK serta penerapan PBL dengan media dan umpan balik yang memadai dapat meningkatkan hasil belajar dan kemandirian karier siswa.
Social-emotional competence among vocational students: A gender-based comparative study Sabtana, Fayruziyah Ifroch; Astuti, Budi; Mi’roj, M. Alvy Syahrin
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 10, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v10i1.114582

Abstract

This study aims to analyze differences in social-emotional competencies between female and male students in vocational high schools in West Nusa Tenggara. The background of this study is based on the assumption that gender studies in social-emotional competencies need to be approached critically, rather than simplified into assumptions of natural differences. This study employs a descriptive comparative quantitative method with a sample of 711 vocational students selected through simple random sampling. Data were analyzed using cross-tabulation and Mann–Whitney tests. The findings reveal that the majority of students are in the moderate category (67.4%), indicating that social-emotional competencies are present but not yet optimally developed, while 31.4% fall into the low category, reflecting a substantial proportion of students who still require targeted support. Statistical analysis shows significant gender differences in three SEL dimensions: self-awareness (p = 0.019), self-management (p = 0.000), and relationship skills (p = 0.036), suggesting that gender may influence how students develop and express specific social-emotional competencies. These findings highlight the need for more responsive and inclusive approaches to Social Emotional Learning (SEL) that consider gender-related differences without reinforcing stereotypes. Practically, this implies the importance of designing SEL interventions that are adaptive, equitable, and sensitive to diverse student needs in both instructional and counseling contexts.