Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Jerami Dan Additive Beton Mix Terhadap Kuat Tekan Dan Lentur Beton Finasti, Finasti; Mustakim, Mustakim; Andriyani, Andriyani
Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi Vol 11, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jts-utu.v11i2.10125

Abstract

The purpose of this study is to determine the properties collected from Botto Village of Sidenreng Rappang Regency in a uniform and comprehensive manner and to determine the relative strength and relative durability of concrete made using rice waste and additives using these materials. It is a complement to the practical study. The tests were carried out after 7 years of treatment, 14 days and 28 days, using 15 x 30 cm long cylindrical test tubes. It used 9 cylindrical and 2 jet models, each showing 5% and 10% difference. %. 9 cylindrical and 2 block tests were carried out for normal concrete, and 33 parameters were measured in these tests. According to the test results, the compressive strength of the concrete after 7 years with the addition of 5% grass and concrete mixture is 5.94 Mpa. and the total of 10% grass and concrete mixture is 7.83 Mpa. 14 years plus 5% grass and concrete mixture, this is 9. 06 Mpa for 10% grass and concrete mix 8.28 years plus 10.57 Mpa for 5% grass and concrete mix and 9.81 Mpa for 10% grass and concrete mix.  Key words: straw, compressive strength, concrete mix, flexural strength
TINJAUAN AL-MASLAHAT TERHADAP ANAK PENGEMIS DI BAWAH UMUR (STUDI DI KAWASAN LAMPU MERAH JL. SYEH YUSUF DAN JL. H. ABDUL SILONDAE KOTA KENDARI) Finasti, Finasti; Rachmadani, Rachmadani
Fawaid : Sharia Economic Law Review Vol 4 No 1 (2022): Fawaid: Sharia Economic Law Review
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/flr.v4i1.3938

Abstract

Fenomena  anak  pengemis  dibawah  umur  yang  semakin  merajalela  di  Di  Kawasan Lampu Merah Jl. Syeh Yusuf Dan Jl. H. Abdul  Silondae Kota Kendari, sehingga hasil penelitian  ini bertujuan untuk mengkaji tentang  Tinjauan Al-Maslahat Terhadap Anak Pengemis Di Bawah Umur (Studi Di Kawasan Lampu Merah Jl. Syeh Yusuf Dan Jl. H. Abdul   Silondae Kota Kendari). Adapun sub masalahnya adalah sebagai berikut : Pertama, faktor-faktor yang menyebabkan adanya anak pengemis di bawah umur (studi di kawasan lampu merah Jl. Syeh Yusuf dan Jl. H. Abdul   Silondae, Kota Kendari). Kedua, bagaimana upaya Dinas Sosial Kota Kendari dalam penanggulangan anak pengemis di bawah umur (studi di kawasan lampu merah Jl. Syeh Yusuf dan Jl. H. Abdul   Silondae, Kota Kendari)?. Ketiga, Bagaimana Tinjauan Al-Maslahat terhadap anak pengemis di bawah umur (studi di kawasan lampu merah Jl. Syeh Yusuf dan Jl. H. Abdul   Silondae, Kota Kendari)?. Untuk menjawab permasalahan yang ada, penulis menggunakan jenis penelitian Lapangan (field research), dimana penulis turun langsung kelapangan  untuk  melakukan  wawancara kepada pihak Dinas  Sosial Kota Kendari, Orang Tua Anak Pengemis dan juga Anak pengemis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab munculnya anak pengemis dibawah umur disebabkan oleh 2 faktor yakni faktor pendorong dan fator penarik. Faktor pendorong adalah desakan dan keadaan ekonomi. Faktor penarik adalah anak turun kejalan karna tertarik pada kehidupan  yang  lebih  merdeka,  misalnya  bisa  bebas  bermain,  banyak  teman,  dan banyak uang. Upaya  yang dilakukan Dinas Sosial Kota Kendari dalam penanggulangan anak pengemis di bawah umur tidak terlepas dari prinsip pembinaan yang merujuk pada peraturan daerah Kota Kendari No. 9 Tahun 2014 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandagan, Pengemis Dan Pengamen, pemerintah Kota Kendari. Jika di tinjau dari maslahahnya, dia termasuk dalam kategori maslahat ammah yakni Penyelenggaraan pembinaan yang di lakukan pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Kota Kendari telah melakukan pembinaan kepada anak pengemis dibawah umur yang bermanfaat untuk memperbaiki pola pikir dan juga sikap anak sehingga menjadi pribadi yang lebih baik lagi.