Andini Mentari Tarigan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANEMIA SELAMA KEHAMILAN DAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI KLINIK PRATAMA EVI, KECAMATAN MEDAN MARELAN, KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA Afiatika Ahsani; Andini Mentari Tarigan; Aynil Paydah Harahap
Jurnal Mal el Hayat Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Mal el Hayat : Januari
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia selama kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan ibu yang paling umum di negara berkembang dan berkontribusi signifikan terhadap komplikasi obstetrik, termasuk perdarahan postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status anemia selama kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di Klinik Pratama Evi, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan potong lintang. Data diperoleh secara retrospektif dari rekam medis ibu bersalin di Klinik Pratama Evi selama periode Januari–Desember 2023. Sebanyak 120 ibu melahirkan yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis. Variabel independen adalah status anemia berdasarkan kadar hemoglobin pada trimester ketiga, sedangkan variabel dependen adalah kejadian perdarahan postpartum. Analisis dilakukan dengan uji chi-square dan odds ratio, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6,7% ibu hamil mengalami anemia, dan 23,3% mengalami perdarahan postpartum. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara anemia selama kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum (p = 0,001). Ibu hamil dengan anemia memiliki risiko 6,4 kali lebih besar mengalami perdarahan postpartum dibandingkan yang tidak anemia (OR = 6,4; 95% CI = 2,6–15,8). Anemia selama kehamilan merupakan faktor risiko signifikan terhadap perdarahan postpartum. Diperlukan penguatan deteksi dini, edukasi gizi, dan pemantauan kadar hemoglobin secara rutin dalam pelayanan antenatal care untuk mencegah komplikasi maternal.
PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM Andini Mentari Tarigan; Dyna Safitri Rakhelmi Rangkuti; Rima Melinda Sembiring; Julina Br Sembiring; Rauda Rauda; Damaiyanti Siregar
Indonesian Trust Health Journal Vol 9 No 1 (2026): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v9i1.507

Abstract

Breast milk (ASI) is the best natural food for babies. Breastfeeding greatly affects the growth and development of babies, largely determined by the amount of breast milk obtained, including energy and other nutrients contained in the breast milk. This study aims to determine the effect of green bean juice on breast milk production in postpartum mothers at Lili Ambarwati Clinic Medan Marelan in 2025. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest and posttest design. The population in this study was 30 postpartum mothers, and the sampling technique used purposive sampling with inclusion and exclusion criteria, resulting in 12 respondents. Green bean juice was given for 7 consecutive days, morning and afternoon. Data analysis used univariate and bivariate analysis, with the bivariate analysis using the Paired Sample T-test. The results showed that before intervention, all respondents (100%) had breast milk production <45 ml. After intervention, (91.7%) respondents experienced an increase in breast milk production to >45 ml, and only (8.3%) remained <45 ml. After conducting the Paired Sample T-test with a p-value of 0.000 < α 0.05, the hypothesis was accepted, indicating that there is an effect of green bean juice on breast milk production in postpartum mothers at Lili Ambarwati Clinic Medan Marelan. The conclusion of this study is that green bean juice is an alternative to increase breast milk production in postpartum mothers. The suggestion from this study is that the research location is expected to continue motivating and supporting postpartum mothers to breastfeed, as well as providing information on nutrition and food that can increase breast milk production with alternative consumption of green bean juice. Abstrak ASI (Air Susu Ibu) merupakan satu-satunya makanan yang terbaik untuk bayi yang bersifat alamiah. Pemberian ASI sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi, sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh sari kacang hijau terhadap produksi asi pada ibu postpartum di klinik lili ambarwati Medan Marelan. Desain penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimen dengan rancangan one group pretest dan posttest design. Populasi dalam penelitian adalah 30 ibu postpartum, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan pengambilan sampel menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi dan sampel penelitian adalah 12 responden. Pemberian sari kacang hijau dilakukan selama 7 hari berturut-turut pada pagi dan sore hari. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat yang digunakan yaitu uji Paired Sampel T-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum intervensi ,seluruh responden (100%) memiliki produksi ASI <45 ml. setelah intervensi (91,7%) responden mengalami peningkatan produksi ASI menjadi >45 ml, dan hanya (8,3%) yang tetap <45 ml, setelah dilakukan uji Paired Sampel T-test dengan p value 0,000 < α 0,05 maka menunjukan hipotesis diterima bahwa ada pengaruh Sari Kacang Hijau terhadap produksi asi pada ibu postpartum di klinik lili ambarwati Medan Marelan. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah sari kacang hijau merupakan salah satu alternative untuk meningkatkan produksi asi pada ibu postpartum. Saran dari penelitian ini diharapkan lokasi penelitian dapat terus memotivasi dan mendukung ibu postpartum untuk menyusui, serta tentang gizi dan makanan yang dapat meningkatkan produksi asi dengan alternatif konsumsi sari kacang hijau.