Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN TARI KEMBANG MELINTING PADA EKSTRAKULIKULER TARI DI SMAS BINA MULYA GADINGREJO Mustika , I Wayan; Soleh, Safei; Prayogi, Rahmat
Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/tiyuhlampung.v7i1.1116

Abstract

This study formulates the problem of how to learn the melinting flower dance. This study aims to describe the process of learning the melinting flower dance, describe the range of motions of the melinting flower dance and the methods used by trainers in teaching dance. The theory used is behavioristic theory, this type of research is qualitative which produces descriptive data. The techniques used in collecting data are: observation, interviews, documentation and practice tests. Sources of data were obtained from arts and culture teachers, creators of the melinting flower dance, dance trainers and seven students of SMAS Bina Mulya Gadingrejo. The instrument used is a trainer's observation sheet. Data analysis used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the learning process for the melinting dance for six meetings were obtained through practical tests with good, sufficient and poor criteria.
Transmisi Picak Khakot di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Habsary, Dwiyana; Adzan, Nabilla Kurnia; Kurniawan, Agung; Mustika , I Wayan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1726

Abstract

Picak Khakot merupakan salah satu warisan budaya takbenda masyarakat Lampung di kabupaten Tanggamus. Tarian ini memiliki nilai historis, estetis, dan simbolik yang kuat. Artikel ini membahas proses transmisi Picak Khakot sebagai bentuk pelestarian budaya lokal di tengah dinamika social dan perkembangan zaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data studi Pustaka dan observasi lapangan, serta dianalisis menggunakan teori transmisi budaya. Hasil kajian menunjukkan, bahwa proses pewarisan Picak Khakot dilakukan melalui dua jalur utama, yakni transmisi formal melalui sanggar seni, serta transmisi informal melalui lingkungan keluarga dan komunitas adat. Selain itu, transmisi ini juga dipengaruhi oleh media digital sebagai sarana baru dalam memperluas jangkauan budaya. Namun demikian tantangan tetap muncul seperti menurunnya minat generasi muda, tetapi ada dukungan dukungan kebijakan pemerintah daerah meskipun bukan berupa kebijakan. Oleh karena itu, pelestarian Picak Khakot memerlukan kolaborasi antar masyarakat, pelaku seni, dan Lembaga Pendidikan agar nilai-nilai budaya lokal tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.