Hartanto, Kenny
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Melatih Kemandirian Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun Dengan Metode Montessori Melayin, Baiq Naning Putri; Herdiana, Wyna; Hartanto, Kenny
Anggit: Jurnal Desain Produk Vol 2 No 2 (2025): Anggit: Jurnal Desain Produk
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/ajdp.v2i2.4558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung kemandirian anak usia 6 hingga 11 tahun dengan desain yang ergonomis dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan anak, dengan wawancara orangtua dan observasi terhadap interaksi anak-anak. Instrument mencakup wawancara mendalam mengenai peran orangtua bagaimana dalam mendidik kemandirian, serta observasi untuk memahami anak-anak cara untuk mengakses dan menggunakan objek tersebut secara mandiri. Dengan hasil menunjukkan bahwa anak-anak memerlukan akses yang sesuai dengan ukuran tubuh anak, serta ruang yang efisien untuk dengan mudah mengetahui cara menggunakan objek tersebut, dan dapat dengan mudah untuk mengorganisir barang sesuai dengan ukuran tubuh anak. Tidak hanya memilih ukuran yang sesuai, namun material perlu di perhatikan, menggunakan material yang aman dan tidak berbahaya bagi anak-anak. Dampak dari penelitian ini adalah dengan tercipta solusi desain yang mendorong kemandirian anak yang ergonomis, praktis, dan juga dapat mendukung perkembangan anak dengan menggunakan metode Montessori, dengan memberikan kebebasan anak untuk sehari- harinya.
Persepsi Kesenjangan Sosial dan Ekonomi di Indonesia Melalui Spekulatif Desain Alvaro, Tristan Fawwaz; Hairunnas, Hairunnas; Hartanto, Kenny
DIVAGATRA - Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain Vol 5 No 1 (2025): DIVAGATRA #09
Publisher : Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/divagatra.v5i1.15863

Abstract

Exploring speculative design’s potential as a critical medium for raising Indonesian public awareness of social and economic inequalities, this study tests three approaches: What‑Ifs, Counterfactual, and Reductio ad Absurdum, within the Cone of Plausibility framework. Methodology combined field observation, Focus Group Discussions (FGDs) with university students and middle‑class workers (n = 8–12), thematic analysis, and sentiment scoring. Results show that What‑Ifs generated enthusiasm for sustainable innovation but raised concerns about affordability and cultural impact; Counterfactual stimulated intellectual reflection yet was often seen as insufficiently relevant locally; and Reductio ad Absurdum elicited strong emotional responses by highlighting systemic injustices but required clear action pathways to avoid mere provocation. These findings suggest that speculative design can effectively foster critical dialogue when grounded in local context and supported by implementation recommendations. The study provides a methodological framework and comparative analysis that can guide designers and policymakers in creating design‑based social interventions.