Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Doktrin Allah (Proper): Sebuah Kajian Literatur Reyhand Revando; Sandra Oktaviani; Theresia Anjelie; Sarmauli
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/s8ejh968

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui doktrin Allah (theology proper) dalam teologi Kristen, dan hubungan Allah dengan ciptaan serta implikasinya bagi iman Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang dihimpun dari berbagai sumber data sekunder berkaitan tentang dokrin Allah dalam kaitannya dengan teologi Kristen. Hasil penelitian didapatkan bahwa keberadaan-Nya diteguhkan oleh argumen kosmologis, teleologis, moral, dan ontologis, serta dinyatakan melalui wahyu umum dan wahyu khusus. Roh Kudus juga bekerja di dalam hati orang percaya untuk memberikan keyakinan eksistensial bahwa Allah benar-benar ada dan hadir. Dan hubungan Allah dengan ciptaan menunjukkan bahwa Ia bukan hanya Pencipta, melainkan juga Pemelihara, Raja, dan Penebus. Allah yang transenden melampaui ciptaan, tetapi juga imanen, dekat, dan peduli terhadap manusia sebagai gambar-Nya. Relasi ini menuntut manusia untuk hidup dalam ketaatan, mengelola ciptaan dengan bertanggung jawab, serta berharap pada pemulihan akhir di dalam Kristus. Dengan demikian, doktrin Allah relevan dan berdampak nyata bagi iman Kristen di masa kini.  
Problem Kristologi dan Istilah-istilah Kunci Putri, Amanda Gresella; Hanti Hanti; Lira Oktoratilova; Theresia Anjelie
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9705

Abstract

Christology is a branch of theology that discusses the person and work of Jesus Christ, but understanding it is often hindered by theological and terminological problems. This article aims to explain the problems of Christology and the related key terms, as well as to elaborate their application in Christian Religious Education. The method used is qualitative research with a library research approach, referring to theological books, church council results, and relevant journals. Data analysis was conducted using content analysis and a hermeneutic approach. The findings indicate that the main problem of Christology is the tension between the divinity and humanity of Jesus, which gave rise to heresies such as Arianism, Nestorianism, and Monophysitism. The church responded through ecumenical councils by formulating key terms such as homoousios, hypostasis, kenosis, communicatio idiomatum, and unio hypostatica. Understanding Christology has important implications for Christian Religious Education, namely strengthening the foundation of faith, experiencing faith more meaningfully, building Christ-centered spirituality, and equipping Christian Religious Education teachers to correctly teach the Christian faith amidst the complex flow of digital information.