Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efikasi Diri dan Mata Kuliah Pengajaran Mikro sebagai Variabel yang Mempengaruhi Kesiapan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Salsabila, Grahita; Purnomo, Ratno; Rifda Naufalin, Lina
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 1 No. 2 (2022): Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jebi.v1i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan mata kuliah pengajaran mikro terhadap kesiapan mengajar mahasiswa Pendidikan Ekonomi Unsoed. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2018 dan 2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert 1-5. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengujian data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) efikasi diri tidak berpengaruh terhadap keispaan mengajar mahasiswa, (2) mata kuliah pengajaran mikro berpengaruh positif terhadap kesiapan mengajar mahasiswa.
Pengaruh Nilai Altruisme Terhadap Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Mobil Listrik di Indonesia Ashari, Rosa Zulfah; Salsabila, Grahita; Indriyani, Mintasih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4352

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin nyata dan meluasnya berbagai permasalahan lingkungan global, seperti polusi udara, degradasi kualitas lingkungan, serta perubahan iklim. Salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca adalah sektor transportasi. Oleh karena itu, mobil listrik hadir sebagai bentuk inovasi hijau yang diharapkan mampu menjadi solusi dalam menekan emisi karbon dan mendukung upaya pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran altruisme sebagai landasan motivasi prososial dalam pengambilan keputusan pembelian, menganalisis pengaruh altruisme terhadap kesadaran lingkungan dan rasa tanggung jawab konsumen, serta menelaah bagaimana nilai altruisme dapat memperkuat niat dan perilaku pembelian produk ramah lingkungan, khususnya mobil listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (library research), dengan mengkaji dan mensintesis berbagai temuan penelitian terdahulu yang bersumber dari jurnal nasional dan internasional yang relevan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antara nilai altruisme dan perilaku konsumsi hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa altruisme berperan penting dalam membentuk motivasi moral konsumen untuk terlibat dalam praktik konsumsi berkelanjutan. Konsumen dengan tingkat altruisme yang tinggi cenderung memaknai pembelian mobil listrik sebagai tindakan prososial yang tidak hanya memberikan manfaat pribadi, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, altruisme terbukti mampu memperkuat konsistensi antara niat dan perilaku aktual dalam konsumsi produk ramah lingkungan serta memiliki potensi strategis dalam mendorong transisi menuju pola konsumsi hijau di Indonesia.
Dinamika Penciptaan dan Hilangnya Lapangan Kerja dalam Transisi Menuju Energi Terbarukan Salsabila, Grahita; Sabandi, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4601

Abstract

Transisi energi menuju sistem rendah karbon membawa implikasi signifikan terhadap pasar tenaga kerja. Perubahan struktur ekonomi dari energi fosil menuju energi terbarukan menciptakan dinamika baru dalam penciptaan dan hilangnya lapangan kerja di berbagai sektor. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 16 artikel internasional yang relevan, untuk menganalisis empat aspek utama: (1) dinamika transisi energi dan dampaknya terhadap pasar tenaga kerja, (2) peluang penciptaan lapangan kerja di sektor energi terbarukan, (3) tantangan dan implikasi sosial-ekonomi dari hilangnya pekerjaan di sektor fosil, dan (4) implikasi transisi energi untuk pasar tenaga kerja di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa transisi energi berpotensi menciptakan lebih banyak lapangan kerja dibandingkan jumlah pekerjaan yang hilang, terutama pada sektor energi surya dan angin. Namun, ketimpangan keterampilan, distribusi wilayah, dan kesiapan kelembagaan menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan transisi yang adil (just transition). Studi internasional menegaskan bahwa tanpa kebijakan pelatihan ulang, dukungan finansial, dan perencanaan tenaga kerja yang inklusif, risiko pengangguran dan kesenjangan sosial akan meningkat. Dalam konteks Indonesia, transisi menuju energi terbarukan seperti tenaga surya diperkirakan membuka peluang kerja baru serta meningkatkan distribusi pendapatan, meskipun tetap memerlukan investasi besar dan strategi peralihan bertahap dari sektor batu bara. Temuan ini menekankan pentingnya perumusan kebijakan transisi energi yang berkeadilan dan berorientasi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan.