Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effectiveness of Innovative Audio-Visual Media on the Listening Skills of Folk Tales of MI Miftahul Huda Students Amalia, Irfa Nur; Azizah, Rini; Fahmi, Nurul
JINEA: Journal of Innovation in Education and Learning Vol. 1 No. 3 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jinea.v1i3.36

Abstract

Listening skills are a fundamental component of language learning in Madrasah Ibtidaiyah, yet conventional methods often prove insufficient, particularly in fostering deep comprehension of folk tales. This study aims to examine the effectiveness of innovative audio-visual media in enhancing students’ listening skills at MI Miftahul Huda. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental design of the Nonequivalent Control Group type, the study involved 62 students divided into an experimental group ( ) and a control group ( ). Data were collected through listening skill tests and observation sheets, and analyzed using paired sample t-tests and independent sample t-tests. Results indicated a significant improvement in the experimental group (posttest mean ) compared to the control group ( ), with a statistically significant difference between groups ( ). These findings confirm that innovative audio-visual media create a contextual, engaging, and meaningful multisensory learning experience, enhancing comprehension and active participation. This study provides practical and theoretical contributions to the development of adaptive language learning strategies in the digital era.
Character Education and Socio-Emotional Development of Early Childhood Amalia, Irfa Nur; Indarsih, Fajar; Fatqurhohman, Fatqurhohman
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 2: December 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i2.45

Abstract

Character education in early childhood serves as the foundation for personality development, morality, and socio-emotional competence. This study employs a qualitative approach with a critical and systematic literature review to analyze the concepts, values, mechanisms, and impacts of character education on children’s socio-emotional development. Findings indicate that character education is effectively fostered through modeling, habituation, guidance, supervision, and meaningful play activities. Core values such as honesty, discipline, tolerance, independence, religiosity, and nationalism underpin emotional regulation, empathy, social skills, and value-based decision-making. Families as primary environments, early childhood education institutions (PAUD) as systemic support, structured curricula, and communities as social experience spaces synergistically promote holistic character development. In the digital era, healthy digital literacy and active guidance from parents and teachers are essential to ensure technology supports, rather than hinders, value internalization. This study emphasizes the critical role of character education in shaping adaptive, prosocial, and integrity-driven young children.
Sosialisasi Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Guru Era Digital Amalia, Irfa Nur; Hakiki, Rusli; Murniati, Sri
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 1: OKTOBER 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i1.25

Abstract

Perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut guru sekolah dasar menjadi fasilitator yang kreatif, adaptif, dan inovatif dalam pembelajaran. Namun, rendahnya literasi digital guru masih menjadi kendala dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif di kelas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal untuk memperkuat literasi dan numerasi di era digital. Program dilaksanakan pada 22–23 Juni 2025 di MI Darus Sholah dengan melibatkan 20 guru sekolah dasar dan menggunakan pendekatan Community Development melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam mengembangkan media digital kontekstual, mengintegrasikan nilai budaya lokal, serta menerapkan pembelajaran yang menarik dan bermakna. Sebanyak 95% peserta menilai pelatihan efektif dan aplikatif, sementara 85% berhasil menghasilkan produk media digital berbasis budaya seperti cerita rakyat, motif batik, dan tradisi daerah. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas belajar digital berbasis budaya serta inisiatif ekonomi kreatif di lingkungan sekolah. Integrasi teknologi dan kearifan lokal terbukti memperkuat karakter, kreativitas, dan profesionalisme guru dalam mewujudkan pembelajaran berdaya saing di era Society 5.0.
Penerapan Gamifikasi dalam Pembelajaran Digital: Kajian Literatur Konseptual Sidik, Duwi Purnama; Amalia, Irfa Nur
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.260

Abstract

Perkembangan pembelajaran digital mendorong pemanfaatan gamifikasi sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik, namun efektivitasnya masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis karakteristik, dampak, peran desain, serta keterbatasan gamifikasi dalam pembelajaran digital menggunakan pendekatan systematic literature review. Data dikumpulkan dari artikel ilmiah bereputasi dan dianalisis melalui teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan kesenjangan penelitian. Hasil menunjukkan bahwa gamifikasi mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas desain, konteks implementasi, dan karakteristik pengguna. Penggunaan elemen permainan secara parsial cenderung menghasilkan dampak jangka pendek, sedangkan desain berbasis teori mampu menciptakan pembelajaran yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa gamifikasi harus diposisikan sebagai pendekatan pedagogis berbasis desain dan teori, dengan kontribusi utama pada penekanan integrasi desain, teori, dan konteks sebagai faktor kunci efektivitas pembelajaran digital.