Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DALUWARSA DAN LEGALISASI IMPUNITAS DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI INDONESIA : Statute of Limitation and Legalization of Impunity in The Crime of Sexual Violence in Indonesia Ahwan; Aryadi Almau Dudy
JURIDICA : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani Vol. 7 No. 1 (2025): Kajian Yuridis dan Implementasi Penegakan Hukum di Indonesia
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53952/juridicaugr.v7i1.465

Abstract

Data statistik baik secara internasional maupun nasional telah menempatkan tindak pidana kekerasan seksual sebagai bentuk kejahatan serius. Dampak buruk bagi korban tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga menyerang ranah psikis dalam bentuk trauma yang berkepanjangan. Hal tersebut menciptakan kondisi di mana korban membutuhkan waktu yang lama atau bahkan sama sekali takut untuk melapor. Di sisi lain, karakter dari penegak hukum seperti kepolisian yang masih diliputi oleh mitos konvensional yang cenderung victim blaming menjadikan penegakan hukum tindak pidana kekerasan seksual menghadapi tantangan yang serius. Lebih jauh, kompleksitas permasalahan tersebut juga harus berhadapan dengan ketentuan pembatasan waktu dalam pranata hukum daluwarsa. Dengan menggunakan penelitian doktrinal, artikel ini hendak menguraikan rasionalisasi penghapusan daluwarsa dalam tindak pidana kekerasan seksual. Proposisi awal dari artikel ini menganggap daluwarsa sebagai instrumen yang melegalisasi impunitas dalam tindak pidana kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak psikologis yang dialami korban kekerasan seksual menjadikan korban takut untuk melapor. Hal ini secara signifikan berpengaruh terhadap periode waktu yang kemudian dibatasi oleh ketentuan daluwarsa. Selain aspek dampak, tulisan ini menggunakan undang-undang tentang Pengadilan HAM dan praktik penggunaan DNA sebagai dua faktor yang menjadi dasar rasional untuk menghapus ketentuan daluwarsa dalam tindak pidana kekerasan seksual. 
Penyuluhan Kohabitasi Dalam Perspektif Islam Dan Budaya Lokal Untuk Meningkatkan Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Setanggor Muaidy Yasin; Wahyunadi; Suheflihusnaini Ashady; Dina Amalya Putri; Aryadi Almau Dudy; Dewi Riskiani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15455

Abstract

Counseling on cohabitation from the perspectives of Islam and local culture plays an important role in supporting sustainable tourism in Setanggor Village. This activity was carried out through a legal counseling method involving village officials, community leaders, religious leaders, traditional leaders, and tourism stakeholders within the community. The counseling was conducted using persuasive and participatory approaches to enhance public understanding of the importance of maintaining religious norms, customs, and local cultural identity amid the development of modern tourism. The results showed that the counseling method was quite effective in building public legal awareness, enabling the community to maintain a balance between tourism development and the preservation of Islamic values and the local culture of the Sasak community.