Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penatalaksanaan Holistik Penyakit Kulit Neurodermatitis Sirkumskripta Pada Seorang Pria Lanjut Usia Di Desa Sukaraja V Gedong Tataan Saraswati, Andini; Tjiptaningrum, Agustyas; Karyus, Ayla
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1168

Abstract

Neurodermatitis sirkumskripta adalah peradangan kulit kronis, gatal, sirkumskrip, dengan ciri khas kulit yang tebal dan likenifikasi (garis kulit tampak lebih menonjol). Neurodermatitis sirkumpskripta sering ditemui pada masyarakat umum usia dewasa (lebih dari 20 tahun), puncak insidennya antara 30-50 tahun. Insiden terjadi lebih sering pada wanita daripada pria. Studi ini merupakan laporan kasus. Pada laporan kasus ini diterapkan pendekatan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif untuk mendeteksi faktor risiko serta menyelesaikan masalah berbasis Evidence Based Medicine yang bersifat family-approached dan patient-centered.Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah pasien. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Pasien pria, 66 tahun datang dengan keluhan gatal, kulit yang menghitam dan menebal serta kering pada bagian lengan kiri sejak tiga tahun yang lalu.Gatal terutama dirasakan saat malam hari dan saat pasien tidak sedang beraktivitas. Pasien tidak memiliki alergi terhadap apapun. Stres menjadi pemicu dari keluhan yang dirasakan pasien. Pasien memiliki kebiasaan mandi air hangat. Pasien seorang pensiunan dengan status duda. Pasien dan keluarga tidak mengetahui penyakit kulit yang diderita oleh pasien. Pada pemeriksaan fisik didapatkan makula hiperpigmentasi batas tidak tegas serta likenifikasi. Intervensi dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan rumah terhadap pasien dan keluarga. Pada evaluasi didapatkan kemajuan berupa berkurangnya keluhan pasien dan meningkatnya pengetahuan mengenai penyakitnya. Pelayanan dokter keluarga dalam terapi farmakologis maupun nonfarmakologis mampu menyelesaikan masalah kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.Kata kunci: dokter keluarga, likenifikasi, sirkumskripta
Medication Adherence Associated with Tuberculosis Knowledge and Treatment Duration among Pulmonary Tuberculosis Patients at a TB DOTS Clinic in Jakarta, Indonesia Saraswati, Andini; Ramadhan, Gaung Eka; Junalia, Elly; Maryati, Maryati
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v5i1.2429

Abstract

This study aimed to analyze medication adherence among pulmonary tuberculosis patients by examining the roles of patients’ knowledge level and treatment duration within a TB DOTS clinical setting. Methodology: A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 89 pulmonary tuberculosis patients at the TB DOTS Clinic of Pasar Minggu Regional General Hospital. Data were collected using structured questionnaires and clinical records. Univariate analysis described respondent characteristics, while bivariate analysis using the Chi-Square test examined the relationships between study variables. Findings: The results showed that most patients demonstrated poor knowledge of tuberculosis and associated with levels of medication adherence. A statistically significant relationship was found between patients’ knowledge and medication adherence, indicating that higher knowledge levels were associated with better adherence. In contrast, treatment duration was not significantly associated with medication adherence. Implications: These findings highlight the importance of strengthening patient education within tuberculosis control programs, as improved knowledge may enhance adherence and support successful treatment outcomes. Originality: This study provides empirical evidence from a real-world DOTS clinical setting by integrating patient knowledge and treatment duration in adherence analysis. The findings demonstrate that patient knowledge may play a more influential role than treatment duration in shaping medication adherence, offering a patient-centered contribution to tuberculosis care research.