Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Strategi Reading Aloud Dalam Pembelajaran Fiqh Di MTs Al Hamidiyah Desa Tangkas Martapura Barat sahrahman; khofifah
Darussalam Vol. 25 No. 02 (2024): Darussalam : Jurnal Ilmiah dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v25i02.139

Abstract

ABSTRAK Guru Fiqh di MTs Al-Hamidiyah Desa Tangkas Martapura Barat telah menerapkan strategi Reading Aloud, siswa diberikan materi yang terdapat dalam buku dan siswa diminta untuk membacanya dengan suara yang keras sehingga dalam pembelajaran siswa sangat antusias ingin membaca. Masalah yang diteliti dirumuskan, bagaimana Implementasi Strategi Reading Aloud Dalam Pembelajaran Fiqh Di MTs Al - Hamidiyah Desa Tangkas Martapura Barat, dengan rumusuan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana Implementasi strategi reading aloud dalam pembelajaran fiqh di MTs Al-Hamidiyah Desa Tangkas Martapura Barat? 2) Apa faktor pendukung dan penghambat di dalam Implementasi strategi reading aloud dalam pembelajaran fiqh di MTs Al-Hamidiyah Desa Tangkas Martapura Barat? Penelitian langsung kelapangan dengan observasi ke tempat penelitian meliat keadaan serta tempat penelitian yang berkaitan dengan masalah yang ingin peneliti teliti, kemudian melalui wawancara langsung peneliti juga mendapatkan data yang di minta mengenai permasalahan yang ingin peneliti teliti. Hasil Penelitian Implementasi strategi reading aloud dalam pembelajaran fiqh di MTs Al-Hamidiyah Desa Tangkas Martapura Barat, yaitu: dapat diketahui bahwa strategi Reading Aloud efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, melatih pengucapan, serta mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran Fiqh. Pada tahap perencanaan, guru terlebih dahulu menyusun RPP, memilih materi yang relevan, serta mempersiapkan bahan ajar. Pada tahap pelaksanaan, guru membagi teks untuk dibaca secara nyaring oleh siswa, disertai diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa. Faktor pendukung meliputi pendidikan, pengalaman, dan kompetensi guru, sedangkan faktor penghambat mencakup variasi pemahaman siswa dan banyaknya materi yang harus diajarkan. Kesimpulannya, strategi Reading Aloud berdampak positif dalam pembelajaran Fiqh, namun memerlukan penyesuaian berdasarkan kondisi siswa dan materi ajar. Kata Kunci: Implementasi, Strategi Reading Aloud, Pembelajaran Fiqh
MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN PADA LEMBAGA ANAK USIA DINI Sahrahman
Darussalam Vol. 23 No. 01 (2022): Darussalam : Jurnal Ilmiah dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v23i01.566

Abstract

Abstract Anak memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang dewasa dalam berperilaku. Dengan demikian dalam hal belajar anak juga memiliki karakteristik yang tidak sama pula dengan orang dewasa. Karakteristik cara belajar anak merupakan fenomena yang harus dipahami dan dijadikan acuan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran untuk anak usia dini. Salah satu model pembelajaran yang bisa dipakai oleh guru PAUD yang sesuai sengan karakteristik cara belajar anak adalah model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan, yang biasa disebut PAIKEM. Keberhasilan PAIKEM dapat dipengaruhi antara lain, 1) faktor guru menyangkut: latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, keaktifan mengajar, strategi dan metode yang digunakan. 2) faktor anak, misalnya inteligensi, minat belajar. 3) faktor tujuan dan materi pelajaran. 4) fasilitas pembelajaran. Dan 5) alokasi waktu. Penerapan PAIKEM yang dilakukan guru, pembelajaran di PAUD lebih mendapatkan respon positif dari anak, dan menjadikan pembelajaran sebagai sesuatu yang menyenangkan, sehingga tujuan pendidikan dapat terwujud dengan hasil yang maksimal atau memuaskan. Kata Kunci: Model, Pembelajaran, PAIKEM, AUD.
MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN PADA LEMBAGA ANAK USIA DINI Sahrahman
Darussalam Vol. 23 No. 01 (2022): Darussalam : Jurnal Ilmiah dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v23i01.570

Abstract

Abstrak Anak memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang dewasa dalam berperilaku. Dengan demikian dalam hal belajar anak juga memiliki karakteristik yang tidak sama pula dengan orang dewasa. Karakteristik cara belajar anak merupakan fenomena yang harus dipahami dan dijadikan acuan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran untuk anak usia dini. Salah satu model pembelajaran yang bisa dipakai oleh guru PAUD yang sesuai sengan karakteristik cara belajar anak adalah model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan, yang biasa disebut PAIKEM. Keberhasilan PAIKEM dapat dipengaruhi antara lain, 1) faktor guru menyangkut: latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, keaktifan mengajar, strategi dan metode yang digunakan. 2) faktor anak, misalnya inteligensi, minat belajar. 3) faktor tujuan dan materi pelajaran. 4) fasilitas pembelajaran. Dan 5) alokasi waktu. Penerapan PAIKEM yang dilakukan guru, pembelajaran di PAUD lebih mendapatkan respon positif dari anak, dan menjadikan pembelajaran sebagai sesuatu yang menyenangkan, sehingga tujuan pendidikan dapat terwujud dengan hasil yang maksimal atau memuaskan. Kata Kunci: Model Pembelajaran, PAIKEM, AUD.
EFEKTIVITAS PROGRAM WIRID HARIAN DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL (SQ) SANTRI Shalih, Badrus; Sahrahman
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 01 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i01.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengukur efektivitas program wirid harian dalam meningkatkan kecerdasan spiritual (SQ) santri di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment (Pre-test and Post-test Control Group Design). Sampel terdiri dari 45 santri yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (23 santri) dan kelompok kontrol (22 santri), dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keaktifan dan keseragaman jadwal. Instrumen pengukuran SQ disusun berdasarkan indikator Zohar dan Marshall (2000) yang terdiri dari 30 butir pernyataan skala Likert 1–5, dengan koefisien validitas Product Moment Pearson dan reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,891. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program wirid harian secara signifikan meningkatkan kecerdasan spiritual santri, dibuktikan dengan nilai t-hitung (6,847) > t-tabel (2,001), df = 58, dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,62 (kategori sedang) jauh di atas kelompok kontrol sebesar 0,15 (kategori rendah). Keempat dimensi SQ mengalami peningkatan, yakni kemampuan bersikap fleksibel (18,3%), kesadaran diri (21,5%), kemampuan menghadapi penderitaan (16,8%), dan orientasi hidup berbasis nilai Islam (19,2%). Penelitian ini menegaskan bahwa pembiasaan wirid yang konsisten dan terstruktur efektif dalam pengembangan dimensi spiritual santri di pesantren.