Lia, Mayanda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keanekaragaman Laba-laba pada Ekosistem Pertanaman Jagung (Zea mays) di Bogor, Jawa Barat Lia, Mayanda; Herawani, Febrina; Rauf, Aunu
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 7 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v7i1.2135

Abstract

Arthropoda memiliki peran penting dalam fungsi ekologi. Laba-laba merupakansalah satu arthropoda yang umumnya menjadi predator di agroekosistem.Sebagaimana beberapa penelitian terdahulu, laba-laba diketahui sebagai penekanhama di lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikeanekaragaman dan karakteristik laba-laba di lahan jagung. Di setiap lokasi, labalabadikumpulkan dengan menggunakan metode semi kuantitatif dan perangkapjebakan. Sebanyak 438 spesimen dewasa dikumpulkan dari 40 plot. Analisis surveiarthropoda laba-laba yang ditemukan di lahan jagung di Bogor menunjukkanadanya 67 spesies dari 53 genus dan 17 famili. Jumlah spesies yang ditemukan lebihbanyak pada fase generatif tanaman jagung dibandingkan dengan fase vegetatif.Keanekaragaman laba-laba dipengaruhi oleh umur tanaman dan vegetasi nontanaman.Oxyopidae, Lycosidae, dan Linyphiidae merupakan famili laba-labadengan kelimpahan tertinggi, selain itu Lycosidae dan Linyphidae adalah famililaba-laba yang memiliki kekayaan jenis laba-laba tertinggi di lahan jagung.
Keaneakaragaman Jenis Serangga pada Tanaman Terung Asam (Solanum lasiocarpum Dunal) di Desa Ibru Kecamatan Mestong Provinsi Jambi Herawani, Febrina; Rif'atunidaudina, Ria; Umami, Maslikhatul; Kurniawan, Rizki; Lia, Mayanda
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 7 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v7i2.2364

Abstract

Keanekaragaman serangga pada ekosistem pertanaman merupakan indikator penting stabilitas dan kesehatan agroekosistem, sehingga kajian terhadap komunitas serangga pada pertanaman terung asam (Solanum lasiocarpum Dunal) yang belum diketahui jenisnya, sehingga diperlukan sebagai dasar pengelolaan ekosistem berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji keanekaragaman serangga pada pertanaman terung asam (Solanum lasiocarpum Dunal) di Desa Ibru, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Pengambilan sampel dilakukan pada fase generatif menggunakan tiga metode perangkap, yaitu sweep net, yellow pan trap, dan pitfall trap. Indeks keanekaragaman dihitung menggunakan indeks Shannon-Wiener (H′), indeks dominasi (C), dan indeks kepadatan populasi (K). Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 740 individu serangga berhasil dikoleksi, terdiri atas 9 ordo, dengan jumlah tertinggi berasal dari ordo Hymenoptera (401 individu). Nilai indeks Shannon-Wiener (H′) tercatat 0,64 (rendah) pada sweep net, 1,74 (sedang) pada yellow pan trap, dan 1,55 (sedang) pada pitfall, sehingga secara umum dikategorikan sedang. Nilai indeks dominasi (C) sebesar 0,33 menunjukkan dominasi rendah, sedangkan indeks kepadatan populasi mencapai 2,90 ekor/m². Hasil ini mengindikasikan bahwa komunitas serangga pada pertanaman terung asam cukup beragam dengan struktur komunitas yang relatif seimbang.