Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Penguatan Pendidikan dan Sosial di Era Globalisasi melalui Kegiatan Charity of Science Ramadhani, Fitriana; Risqi, Fitri Dea Mawa; Yunianti, Natasya Eka; Apriani, Siti Khopsah; Sutrisno, Zulfia Indah Putritama
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 1 (2025): JPMII - Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.713

Abstract

CoS (Charity of Science) Chapter 2 adalah program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA. Kegiatan ini meliputi mengajar anak-anak sekolah, sosialisasi pentingnya pendidikan bagi anak-anak, dan pengecekan kesehatan. Bertempat di Desa Girimulyo, program ini bertujuan membantu mengatasi permasalahan pendidikan, termasuk isu pernikahan dini, yang menjadi salah satu tantangan utama di daerah tersebut. Program “Charity of Science Chapter 2” yang diselenggarakan oleh HIMAPIPA bertujuan memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif dan sosial. Adanya observasi dan wawancara dengan masyarakat sekitar dan perangkat desadilakukan untuk mengetahui permaalahan yang ada di desa tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi di desa setempat untuk memperoleh hasil yang akan digunakan dalam penelitian secara lebih lanjut. Program Charity of Science memilih Desa Girimulyo sebagai lokasi pelaksanaan, karena desa tersebut memiliki permasalahan sosial seperti rendahnya tingkat pendidikan dan tingginya angka pernikahan dini. Pemilihan lokasi didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sosial setempat, sehingga program ini dapat memberikan kontribusi nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan pemahaman masyarakat tentang pernikahan dini masih sannagtlah mini. Perlu adanya sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat setempat dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya Pendidikan wajib 12 tahun.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE BERMUATAN ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA Ramadhani, Fitriana; Sholahuddin, Arif; Annur, Syubhan
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8349

Abstract

Kemampuan literasi sains sangat diperlukan dalam kehidupan. Namun, kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menganalisis validitas, kepraktisan, serta keefektifan multimedia interaktif berbasis Articulate Storyline bermuatan etnosains pada materi pesawat sederhana untuk meningkatkan literasi sains peserta didik kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Multimedia interaktif yang dikembangkan telah diuji coba pada kelompok kecil dengan 10 peserta didik, serta pada uji kelas/lapangan dengan 32 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Banjarmasin. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif yang meliputi analisis validitas menggunakan Aiken’s V, analisis kepraktisan dengan rata-rata total, dan analisis keefektifan menggunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan dinyatakan layak dengan perolehan skor validitas sebesar 0,80 (sangat valid), skor kepraktisan hasil respon peserta didik sebesar 3,43 (sangat praktis), skor kepraktisan hasil observasi kegiatan pembelajaran sebesar 90,60% (baik sekali), dan skor keefektifan sebesar 0,83 (keefektifan tinggi). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik khususnya pada materi pesawat sederhana.