Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jembatan Rangka Baja Namploh, Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen) Yustina, Zuchra; Hasan, Afdhal; Intan, Syarifah Keumala
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 2, No 01 (2019): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu proyek konstruksi faktor yang menjadi indikator keberhasilan suatu proyek adalah harus tepat biaya, waktu, dan mutu. Faktor waktu dan biaya dapat saling mempengaruhi antara satu dengan yang lainnya. Karena kedua faktor tersebut dapat saling mempengaruhi maka dibutuhkan manajemen kontrol proyek yang terintegrasi antara faktor biaya dan waktu, Dengan begitu tingkat keterlambatan dan kurangnya biaya dapat diminimalisasi atau bahkan dihindari. Salah satu metode dalam mengontrol suatu proyek adalah dengan menggunakan metode Earned Value. Metode ini digunakan untuk menganalisis kinerja pelaksanaan dan membuat perkiraan penyelesaian proyek yang memberikan informasi kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan menghasilkan estimasi biaya dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan proyek. pembangunan jembatan Rangka Baja Namploh Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen ini mengalami keterlambatan serta kerugian. Didalam penulisan tugas akhir ini disajikan hasil analisa Konsep Nilai Hasil pada minggu ke-13 dengan BCWS = Rp4.725.352.051,20, BCWP = Rp 1.564.656.994,56, dan ACWP = Rp1.417.580.913,28. Ditinjau dari varian biaya (CV) proyek mengalami keuntungan Rp 147.076.081,28 dengan Indek Kinerja Biaya (CPI) 1 sehingga didapat biaya penyelesaian proyek sebesar Rp 6.867.459.128,38 atau 9,40% lebih kecil dari anggaran rencana. Sedangkan dari aspek jadwal proyek mengalami penambahan waktu -121,9% atau dari jadwal rencana 32 minggu menjadi 71 minggu ditunjukan dengan nilai Indeks Kinerja Waktu (SPI) 1.
TINJAUAN TEBAL PERKERASAN DAN PENYERAPAN K3 PADA JALAN KRUENG MANE–BUKIT RATA KABUPATEN ACEH UTARA Saiful, Muhammad; Riyadhsyah, Teuku; Hasan, Afdhal
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 02 (2018): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Krueng Mane – Bukit Rata, Aceh Utara termasuk jenis jalan arteri dengan panjang jalan 2.000 meter, lebar jalan 11 meter termasuk bahu 1,5 meter untuk kiri dan kanan. Tujuan dari penulisan yugas akhir ini adalah menghitung tebal perkerasan lentur berdasarkan Analisa Metode SNI Pt-T-01-2002-B, dan penerapan kesehatan dan keselamatan kerja berdasarkan Metode Analisa Deskriptif. Dari hasil perhitungan penulis diperoleh masing-masing tebal lapis pondasi bawah 20 cm, tebal lapis pondasi atas 15 cm, dan lapis permukaan 10 cm. Sedangkan penerapan kesehatan dan keselamatan kerja pada proyek ini dapat dihasilkan kuisioner responden menyatakan sangat penting kinerja K3 diterapkan di perusahaan.
Perencanaan Anggaran Biaya Dan Penjadwalan Pelaksanaan Pada Jalan Malikul Saleh Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh Dengan Metode AHSP 2016 Anggara, I Made Bayu; Hasan, Afdhal; Siddik, Jafar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 03 (2018): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan raya merupakan sarana transportasi darat yang membentuk jaringan transportasi untuk menghubungkan daerah-daerah, sehingga roda perekonomian  dan pembangunan dapat berputar dengan baik. Pembangunan jalan Malikul Saleh kecamatan Banda Raya kota Banda aceh direncanakan pada Sta 000+542 s/d Sta 000+820. Tujuannya untuk merencanakan anggaran biaya dan waktu pelaksanaan pada suatu pekerjaan.Banyaknya biaya yang di perlukan untuk bahan, upah tenaga kerja, peralatan dan biaya-biaya yang bedasarkan standar Bina Marga.Metode perhitungan yang di terapkan yaitu Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2016.Anggaran biaya dan waktu pelaksanaan meliputi pekerjaan galian saluran drainase Rp.52.953.588,80 dengan waktu pelaksanaan selama 1 minggu, timbunan pilihan Rp.392.473.197,306 dengan waktu pelaksanaan selama 2 minggu, penyiapan badan jalan Rp.8.144.897,094 dengan waktu pelaksaanan selama 2 minggu, lapis pondasi agregat klas A Rp.170.598.852,912 dengan waktu pelaksanaan selama 2 minggu, lapis pondasi agregat Klas B Rp.215.971.022,048 dengan waktu pelaksanaan selama 2 minggu, lapis resap pengikat – aspal cair Rp. 23.147.428,478 dengan waktu pelaksanaan selama 1 minggu, lapis laston antara (AC_BC) Rp.239.752.347,324 dengan waktu pelaksanaan selama 1 minggu, beton mutu sedang fc’ 20 mpa Rp.786.210.366,521 dengan waktu pelaksanaan selama 3 minggu, dan baja tulangan U32 ulir Rp.471.881.021,648 dengan waktu pelaksanaan selama 3 minggu. jadi total keseluruhan anggaran biaya tersebut adalah Rp.2.336.760.500,69 (dua miliyar tiga ratus tiga puluh enam juta tujuh ratus enam puluh ribu lima ratus koma enam pulah sembilan rupiah). Hasil yang di dapat berdasarkan penjadwalan pelaksanaan adala selama 8 minggu.
RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN METODE PELAKSANAAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN LAMNYONG KOTA BANDA ACEH Fachrurrazi, Dedy; Anwar, Chairil; Hasan, Afdhal
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 01 (2017): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Lamnyong di bangun untuk melayani kepadatan lalu lintas menuju pusat pendidikan seperti sekolah-sekolah tingkat dasar maupun menengah dan dua Universitas yaitu Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Ar-Raniry yang sangat padat. Perhitungan Anggaran Biaya pembangunan jembatan tersebut meliputi biaya bahan, upah tenaga kerja, peralatan, dan biaya-biaya lain yang saling berkaitan. Bagian yang termasuk di perhitungan anggaran biaya meliputi bangunan bawah jembatan seperti kontruksi Pondasi, kontruksi Pilar, dan kontruksi Abutment dengan menggunakan metode Analisa Bina Marga 2013. Metode pelaksanaan yang diterapkan mengacu pada standar pengerjaan yang sering diterapkan di lapangan. Dari hasil perhitungan didapatkan anggaran biaya keseluruhan tersebut adalah sebesar Rp. 27.136.701.000,00-  sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% dan keuntungan serta menerapkan metode pelaksanaan yang efektif dan efesien pada setiap pekerjaan bangunan bawah Jembatan Lamnyong berdasarkan gambar rencana.