Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI SMK “PAB 2 HELVETIA” Warnelis Sinaga, Elvalini; Nirwana, Eva; Zahra, Fanisa; Anastasya, Niken
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i1.1925

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang cukup signifikan di Indonesia, khususnya pada kelompok remaja putri. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup remaja karena menurunkan kemampuan belajar, aktivitas fisik, dan daya tahan tubuh. Edukasi kesehatan merupakan salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap pentingnya pencegahan anemia. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Penyuluhan dilakukan pada 29 siswi kelas perkantoran di SMK PAB 2 Helvetia pada tanggal 9 Mei 2025. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi tanya jawab, interaktif games sebagai penguat pemahaman, pendekatan ini bertujuan agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan, meningkatkan partisipasi aktif peserta, serta membantu mereka mengingat informasi penting dengan cara yang mudah dan menarik. serta pembagian leaflet, dengan evaluasi menggunakan pengisian kuisioner pretest dan posttest. Materi yang disampaikan mencakup definisi anemia, gejala, faktor risiko, dampak jangka panjang, serta strategi pencegahan melalui asupan gizi, konsumsi tablet tambah darah (TTD), dan kebiasaan hidup sehat. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah edukasi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan peserta. Sebelum edukasi, rata-rata pengetahuan peserta berada pada angka 58%, dan meningkat menjadi 85% setelah penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan memiliki dampak positif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pencegahan anemia. Dengan demikian, kegiatan edukasi kesehatan yang dilakukan secara rutin dan terarah sangat penting untuk membangun kesadaran dan membentuk perilaku sehat pada remaja, terutama dalam mengatasi masalah anemia yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia.
Potensi Ekonomi dan Industri dan Infrastruktur Pembangunan di Banten Irtiyah, Khalda; Rustamana, Agus; Ramadita, Seftia Nur; Azzara, Alani; Zahra, Fanisa; Az-Zahra, Qeisya Aprilia; Badrussalam, Mohammed
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3457

Abstract

Provinsi Banten merupakan wilayah strategis di ujung barat Pulau Jawa yang memiliki potensi ekonomi dan industri yang signifikan, didukung oleh infrastruktur yang terus berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi ekonomi dan industri serta peran infrastruktur pembangunan di Banten. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan data dan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal, buku elektronik, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur di kawasan Cilegon, Serang, dan Tangerang menjadi tulang punggung utama ekonomi regional, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) melalui produksi baja, petrokimia, dan otomotif. Sementara itu, infrastruktur pembangunan seperti Pelabuhan Merak dan Jalan Tol Jakarta–Merak telah memfasilitasi logistik dan perdagangan, memperkuat konektivitas serta daya saing wilayah. Simpulan penelitian ini menggarisbawahi bahwa sinergi antara potensi ekonomi, industri, dan infrastruktur dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Banten, meskipun tantangan seperti ketimpangan pembangunan dan dampak lingkungan perlu diatasi melalui kebijakan yang terintegrasi.