Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS KEBIJAKAN FISKAL DALAM MENEKAN TINGKAT PENGANGGURAN PASCA KRISIS EKONOMI DI INDONESIA 2019-2024 Deka Anasta Putri; Ica Aprilia Safitri; Rahma Pramudita
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1dajre95

Abstract

Krisis ekonomi global dan pandemi COVID-19 menyebabkan lonjakan pengangguran di Indonesia, dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) meningkat dari 5,28% pada tahun 2019 menjadi 7,07% pada 2020. Kondisi ini menuntut peran aktif kebijakan fiskal sebagai instrumen utama dalam memulihkan pasar tenaga kerja dan menjaga stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan fiskal dalam menekan tingkat pengangguran pascakrisis ekonomi di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pemanfaatan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2019-2024. Analisis dilakukan dengan menelaah tren TPT, pola pengeluaran pemerintah, serta keterkaitannya dengan teori kebijakan fiskal Bent Hansen dan model ekonomi politik Battaglini-Coate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal ekspansif melalui peningkatan pengeluaran pemerintah untuk infrastruktur, dukungan bagi UMKM, insentif pajak, dan subsidi perekrutan efektif menurunkan pengangguran menjadi 4,91% pada tahun 2024. Efektivitas kebijakan tersebut diperkuat oleh koordinasi fiskal-moneter dan reformasi pasar tenaga kerja yang meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi penyerapan tenaga kerja. Namun, tantangan seperti disparitas regional dan pengangguran struktural masih memerlukan kebijakan berbasis wilayah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan fiskal yang terarah, adaptif, dan berkelanjutan merupakan kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional pascakrisis.
PENGARUH PAJAK DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016-2025 Raditya Aldiansyah; M Ramadhan Caesar; Ica Aprilia Safitri; Juleha Juleha; Nurlaili Nurlaili
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10178

Abstract

Regional economic growth is an important indicator in measuring the success of regional development. One of the factors influencing regional economic growth is the government's ability to manage regional finances, particularly through local tax revenues and balancing funds. This study aims to analyze the effect of local taxes and balancing funds on the economic growth of Bandar Lampung City during the 2016–2025 period. The research employs a quantitative method with a descriptive approach and multiple linear regression analysis. The data used are secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS), the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK), and the financial reports of the Bandar Lampung City Government. The results of the t-test indicate that the local tax variable has a positive and significant effect, while the balancing fund variable has a negative and significant effect on economic growth in Bandar Lampung City. Simultaneously, the local tax and balancing fund variables have a significant effect on the economic growth of Bandar Lampung City.