Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan visualisasi konsep matematika siswa melalui pelatihan pemanfaatan Web GeoGebra sekaligus memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep abstrak matematika, khususnya geometri dan fungsi, terbatasnya penggunaan media visual interaktif dalam pembelajaran, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi oleh guru di sekolah mitra. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pelatihan partisipatif berbasis workshop dan pendampingan implementatif yang mencakup tahap koordinasi, asesmen kebutuhan, pelatihan penggunaan GeoGebra, workshop pembuatan media visual, pendampingan implementasi di kelas, evaluasi, dan tindak lanjut keberlanjutan program. Peserta kegiatan terdiri atas guru matematika dan siswa sekolah mitra dengan instrumen kegiatan berupa modul pelatihan, pre-test dan post-test, lembar observasi, dokumentasi kegiatan, serta evaluasi persepsi mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep matematika siswa yang ditandai oleh kenaikan capaian hasil belajar, peningkatan partisipasi dan keterlibatan siswa selama pembelajaran, serta bertambahnya kemampuan guru dalam menggunakan GeoGebra sebagai media pembelajaran interaktif. Secara kualitatif, kegiatan juga menghasilkan perubahan suasana pembelajaran menjadi lebih eksploratif, interaktif, dan berpusat pada siswa, disertai meningkatnya komitmen sekolah untuk mengintegrasikan teknologi dalam praktik pembelajaran matematika. Analisis temuan menunjukkan bahwa model pelatihan, workshop, dan pendampingan yang diterapkan tidak hanya menjawab permasalahan mitra terkait visualisasi konsep matematika, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan digitalisasi pendidikan dan pengembangan praktik pengabdian masyarakat berbasis inovasi pembelajaran. Dengan demikian, program ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Web GeoGebra efektif sebagai strategi penguatan visualisasi konsep matematika sekaligus model pengabdian berkelanjutan untuk peningkatan mutu pembelajaran berbasis teknologi.