Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SUWALUH MELALUI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN POTENSI BATIK TULIS Rikza Rizkia; Fidia Novita Sari; Siti Mashurriyah; Nabilah Zakiyah; Tiara Sevi Nurmanita; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Muhammad Yusron Maulana El-yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi melalui pengembangan potensi lokal. Di Desa Suwaluh, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, batik tulis merupakan salah satu produk unggulan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi. Namun, para pengrajin batik masih menghadapi tantangan dalam memasarkan produk mereka secara lebih luas. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan pemasaran digital, yang saat ini semakin berkembang pesat dan memberikan peluang besar bagi produk lokal untuk memasuki pasar yang lebih luas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Suwaluh melalui pelatihan pemasaran digital guna meningkatkan potensi batik tulis di desa tersebut. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan pengrajin batik dan anggota masyarakat lainnya untuk memahami dan mengaplikasikan strategi pemasaran digital, seperti penggunaan media sosial (Instagram, Facebook) dan platform e-commerce (Tokopedia, Bukalapak) dalam memasarkan produk batik tulis. Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pembuatan konten pemasaran yang efektif. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pengrajin batik dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam memasarkan produk secara online, memperluas pasar, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pemasaran yang dapat meningkatkan daya saing produk lokal dalam menghadapi persaingan pasar global yang semakin ketat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LARANGAN DALAM PRODUKSI SABUN PEMBERSIH MENGGUNAKAN ECO ENZYM Nestri Widyastuti; Wasilatur Rahmah; Puspito Wulandari PPM; Darsih; Venny Dwi Yulianti; Ifadhotur Rohmah,; Siti Asma’ul Khusnah; Okty Parisa; Asmaryanti; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organic waste is one type of garbage that often arises from daily human activities, and currently, households are one of the largest contributors of waste in Indonesia. Therefore, without proper management, it can become an environmental issue. In this community service activity, as a form of environmental concern, a community empowerment program was created for processing Eco Enzyme into derivative products for the PKK group of RT 45, Larangan Village, Sidoarjo, in the form of cleaning soap. The community service activity is carried out by implementing the ABCD (Asset Based Community Development) model, which focuses on Discovery (Potential), Dream (Dreams), Design (Strategies implemented), Define (Short-term activity focus), Do (Work program implementation plan). This approach involves a participatory process where community members actively play a role in identifying resources, skills, and potentials they possess. This activity process involves several stages, including socialization, demonstration, and practice. The outcome of community empowerment is expected to provide positive impacts for the residents of RT 45, where by producing Eco Enzyme derivative products into cleaning soap, family shopping budgets can be saved.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SUWALUH DALAM MENGEMBANGKAN BATIK TULIS SEBAGAI POTENSI PRODUK LOKAL UNGGULAN Dwi Septi Putri Lembasi; Kholifah Amarasuli; Indra Ratna Quria; Nabilah Atiiqah Rachamadinia; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Suwaluh, Kecamatan Balongbendo, dilaksanakan untuk mengembangkan potensi UMKM Batik Tulis sebagai identitas budaya lokal sekaligus sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan teknis pengrajin, pengembangan inovasi motif, memperkuat identitas budaya, serta menciptakan peluang ekonomi baru. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada penggalian kekuatan dan aset lokal sebagai dasar pemberdayaan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mengalami peningkatan keterampilan teknis dalam proses membatik, seperti mencanting, pewarnaan, dan pengolahan motif. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk mengembangkan UMKM batik tulis sebagai sumber penghasilan tambahan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penguatan UMKM Batik Tulis Suwaluh agar lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan batik tulis terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
INOVASI PENGEMASAN KOMPOS: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA JANTI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK LINGKUNGAN Siti Fatimah; Ika Alfa Indah Sari; Faricha Tri Agustin; Wahyu Alifah Nareswati; Tenny Dwi Novianti; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh meningkatnya volume sampah organik, yang menuntut adanya upaya pengelolaan yang lebih optimal. Sampah organik memiliki potensi yang signifikan untuk diolah menjadi kompos, yakni pupuk organik yang ramah lingkungan dan berfungsi memperbaiki struktur serta meningkatkan kesuburan tanah. Masyarakatnya tidak hanya berfokus pada pengurangan pencemaran lingkungan melalui pengolahan limbah organik, tetapi juga berinovasi dalam meningkatkan nilai tambah produk dengan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan. Permasalahan sampah organik yang semakin meningkat  memerlukan solusi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bernilai jual dan daya saing produk. Di TPST 3R Janti, sebuah inovasi pengolahan sampah organik, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pengolahan sampah organik. Program ini melibatkan pengurus TPS, para pedan mahasiswa, yang bekerja sama dalam kegiatan pemilahan, pencacahan, pengayakan, pengomposan, pengemasan, dan penjualan produk. Metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development), masyarakat secara langsung berperan aktif dalam setiap tahap pengolahan sampah. Hasil dari proses tersebut adalah produk daur ulang yang memiliki nilai jual, seperti kompos , yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Selain itu, program ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru dan menghadirkan solusi berkelanjutan dalam pengolahan sampah. Keberhasilan pengolahan kompos yang efektif memerlukan kolaborasi berkelanjutan antara mitra dan berbagai pihak terkait agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH BAGI PEKERJA UNTUK PENINGKATAN NILAI TAMBAHAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI DESA JANTI KEC. WARU KAB. SIDOARJO Yeti sepligdiati; Vitrotul Umroh; Novita Kristin; Aini Maftukhah; Suparti; Milawati; Pismia Sylvi; Tiara Sevi Nurmanita; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan pekerja dalam pengelolaan sampah adalah dukungan profesional untuk membantu individu memecahkkan masalah,mengembangkan potensi, dan mencapai kemandirian. Kegiatan ini bisa berupa bimbingan, fasilitas, dan fasilitas untuk meningkatkan akses terhadap berbagai sumber daya seperti layanan sosial, pelatihan, dan lapangan pekerjaan sehingga setiap pekerja dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Pendampingan pengelolaan sampah memberikan beragam dampak positif bagi pekerja baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Dampak ekonomi dapat meningkatkan penghasilan pekerja, biaya oprasional lebih murah, dapat mengembangkan usaha secara mandiri. Untuk dampak sosial peningkatan kesadaran dan tanggung jawab lingkungan dan penguatan solidaritas dan kerjasama antar pekerja.  Untuk dampak lingkungan penurunan volume sampah ke TPST. Lingkungan kerja lebih bersih dan sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membentuk kesadaran, ketrampilan, dan kemandirian dalam mengelola sampah secara berkelanjutan serta mengubah paradikma bawasannya sampah merupakan sumberdaya yang bernilai. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, dan pendekatan partisipatif. Dengan pendekatan partisipatif dan penyusluhan, pekerja didorong untuk memahami potensi ekonomi dari limbah yang dihasilkan, menerapkan prisip reduce, reuce, recycle atau (3), serta mengembangkan produk bernilai jual. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam ketrampilan, kesadaran lingkungan dan pendapatan tambahan bagi pekerja.  Melalui kegiatan ini, diharapkan para pekerja di TPST Janti Kecamatan waru Kabubaten Sidoarjo  mampu menumbuhkan kemandirian ekonomi serata kesadaran dan tanggung jawab terhadap sampah.