Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Program Promosi Kesehatan Berbasis Komunitas Faradiba, Selly
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Volume. 2 No.2 2025
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v2i2.54

Abstract

Penelitian ini membahas strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam program promosi kesehatan berbasis komunitas dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Studi dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis data sekunder dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Kecamatan Gandus Kota Palembang, RW 20 Kelurahan Citrodiwangsan Lumajang, dan daerah pegunungan Enrekanga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dipengaruhi oleh pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, motivasi, ketersediaan sarana dan prasarana, aksesibilitas, serta peran aktif kader dan tokoh masyarakat. Aksesibilitas dan ketersediaan fasilitas menjadi faktor dominan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Kendala utama meliputi kurangnya sosialisasi, motivasi masyarakat, dan peran tokoh lokal yang belum maksimal. Strategi yang disarankan mencakup penguatan peran kader, peningkatan sarana dan prasarana, perbaikan aksesibilitas layanan, serta inobasi sosialisasi menggunakan media sosial dan pelaksanaan kegiatan di hari libur. Dengan penerapan strategi tersebut, diharapkan partisipasi masyarakat dalam program promosi kesehatan berbasis komunitas dapat meningkat sehingga berkontribusi
TREN DAN DISTRIBUSI TIMBULAN SAMPAH SERTA SUMBERNYA PADA KABUPATEN DAN KOTA DI INDONESIA Purba, Seri Ulina; Faradiba, Selly; Sitanggang, Jhon Wesly
HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : IKES Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/57dzbk98

Abstract

Waste management remains a strategic issue in Indonesia along with the increasing population, urbanization, and changes in consumption patterns that contribute to the rise in annual waste generation. This study aims to analyze waste generation trends and the distribution of its sources in districts and cities in Indonesia during the period 2020–2024. The research design uses a quantitative descriptive approach with secondary data from the National Waste Management Information System (SIPSN). The analysis is conducted through tabulation and graphical visualization to illustrate the comparison of trends and the contribution of waste sources. The research results show that the waste generation in urban areas is higher than in rural areas, with a total of 9.03 million tons in the city and 7.38 million tons in the district in 2020, increasing to 9.25 million tons in the city and 7.57 million tons in the district by 2024. The source of waste is dominated by households, with contributions increasing from 58.0% to 73.9% in the district, and from 37.8% to 51.1% in the city. Contributions from other sources such as markets, offices, public facilities, and areas are relatively small, while the percentage of areas that do not report data is still quite high, especially in the city. These results indicate that households are the main source of waste, so community-based management, increased public awareness, and improvements in the data reporting system are key to achieving sustainable waste management. Keywords: District, city, waste, source, trend
Intervensi Biosand Filter di Lingkungan Kampus dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Pendidikan dan Kualitas Air Saputra, Yoerdy Agusmal; Sunarsih, Elvi; Hasanah, Swara Mega; Lewinsca, Maurend Yayank; Sitanggang, Jhon Wesly; Faradiba, Selly; Purba, Seri Ulina; Ramadhini, Delfi; Apriana, Aisyah; Handayani, Adelia Rizki; Irawan, Cynthia Maharani; Marennu, Luthfi Nauval Isthi; Putri, Nurhaliza Luthfia; Salsabila, Vania Manda Zahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2649

Abstract

Akses terhadap air bersih tetap menjadi tantangan bagi institusi pendidikan tinggi. Biosand Filter (BSF), sebagai Teknologi Tepat Guna, dapat meningkatkan kualitas air dan berfungsi sebagai alat pembelajaran praktis. Studi ini mengevaluasi dampak intervensi pendidikan partisipatif (paparan teoritis ditambah perakitan BSF secara praktis) terhadap pengetahuan mahasiswa dan indikator organoleptik air yang difilter. Lokakarya pendidikan partisipatif dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya. Semua mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Kesehatan Masyarakat yang mengikuti lokakarya dimasukkan melalui total sampling (n = 100). Prosedur meliputi tes pra-intervensi, sesi teoritis, demonstrasi, perakitan praktis BSF, dan tes pasca-intervensi. Sampel air yang difilter dievaluasi secara organoleptik dan melalui pengamatan visual. Perubahan pengetahuan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Skor pra-tes rata-rata adalah 98,3 dan meningkat menjadi 99,6 pasca-intervensi (mean different = 1,3). Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p < 0,001). Penilaian organoleptik dan visual melaporkan penurunan kekeruhan dan tidak adanya bau tidak sedap pada sampel yang difilter, menunjukkan peningkatan kualitas air yang dirasakan. Pendidikan partisipatif berbasis BSF secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa dan terkait dengan sifat organoleptik yang lebih baik pada air yang difilter, mendukung pelatihan praktis dan potensi BSF untuk solusi air di kampus.
PENGALAMAN AKSEPTOR KB DALAM MEMAHAMI PERUBAHAN TUBUH SETELAH PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN DI PUSKESMAS MULTIWAHANA Faradiba, Selly
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Abudurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v15i1.289

Abstract

Three month injectable contraception is one of the most commonly used family planning methods among women of reproductive age. However, its use is often accompanied by bodily changes that may influence health behavior and decision making. This study aimed to explore the ecperiences of injectable contraceptive users in understanding bodily changes after the use of three month injectable contraception at Multiwahana Primary Health Center. This study employed a qualitative design with a descriptive phenomenological approach. Data were collected through in depth interviews with purposively selected users of three month injectable contraception. The number of participant was determined by data saturation. Data were analyzed using thematic analysis to identify key themes based on participants experiences. The finding revealed four main themes: initial awareness of bodily changes, confusion in interpreting bodily changes, strategies to respond to bodily changes, and health autonomy in contraceptive decision making. Although participants were aware of bodily changes, limited body literacy contributed of uncertainty bodily changes played an important role in strengthening health autonomy among contraceptive users. This study concludes that body literacy and heath autonomy are essential components of family planning health promotion.