Ahmad Baiquni
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efektivitas Kegiatan Patroli Wilayah Satuan Polisi Pamong Praja dalam Upaya Meningkatkan Ketertiban dan Ketentraman Umum di Kecamatan Matraman Jakarta Timur Ahmad Baiquni; Muhammad As’ad
Reformasi Administrasi Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak sekali permasalahan yang terjadi di kota-kota besar yang mengganggu ketertiban dan ketentraman umum. Salah satunya di Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Melalui kegiatan patroli wilayah di harapkan dapat mencegah serta mengatasi adanya gangguan mengenai ketentraman dan juga ketertiban umum di lingkungan masyarakat kecamatan Matraman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi dan mengevaluasi efektivitas kegiatan patroli wilayah satuan polisi pamong praja dalam upaya meningkatkan ketertiban dan ketentraman umum di kecamatan matraman Jakarta Timur. Pendekatan penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian adalah Kegiatan patroli wilayah satuan polisi pamong praja dalam upaya meningkatkan ketertiban dan ketentraman umum di Kecamatan Matraman Jakarta Timur belum berjalan dengan efektif walaupun kegiatan patroli wilayah sudah memiliki sasaran program yang tepat, di karenakan sosialisasi program belum di laksanakan secara khusus kepada masyarakat hingga menyebabkan kurang meratanya informasi, ketidakpahaman masyarakat, serta kurangnya dukungan dan kerja sama masyarakat selain itu tujuan dari kegiatan patroli wilayah belum mampu di wujudkan karena adanya permasalahan yang terjadi secara berulang dan belum mampu terkontrol dengan baik dan terakhir program patroli wilayah yang di terapkan belum sepenuhnya efektif karena masih di temukan kekurangan dari jadwal pelaksanaan patroli yang terkesan pasif dan jarang di lakukan, kurangnya persiapan sarana prasarana penertiban serta kurangnya personil tim patroli wilayah.
LIVING HADIST DAN KETAHANAN SOSIAL PANGAN: PROGRAM JUMAT BERBAGI DI MASJID RAUDHATUL JANNAH Ahmad Baiquni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/69yx1290

Abstract

Amid the growing complexity of social problems, particularly inequality in food access, Islamic teachings offer solutions that are not merely normative but also practical through socio-religious practices. The hadith of the Prophet Muhammad (peace be upon him), as a source of Islamic teachings, is not only understood textually but also lived through social actions within Muslim communities, as examined in the Living Hadith approach. This study aims to analyze almsgiving practices in the Friday Sharing Program at Raudhatul Jannah Mosque as an actualization of Living Hadith in supporting social food resilience. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, semi-structured interviews with mosque administrators and beneficiaries, and literature review. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Friday Sharing Program functions not only as an individual act of worship but also as a community-based food distribution mechanism that contributes to meeting the food needs of vulnerable groups. This practice reflects the transformation of hadith teachings on almsgiving from normative texts into contextual and responsive social actions. The study highlights the strategic role of mosques as agents of social food resilience through the optimization of prophetic-based almsgiving practices.
Bunuh Diri Bukan Solusi: Fenomena Jembatan Teluk Kendari dalam Perspektif Psikologi dan Edukasi Hadist Ahmad Baiquni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1386

Abstract

Fenomena bunuh diri yang berulang di Jembatan Teluk Kendari menunjukkan adanya krisis psikologis dan rapuhnya ketahanan keluarga yang membutuhkan pendekatan multidisipliner untuk dipahami dan ditangani. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena bunuh diri dari perspektif psikologi dan edukasi hadist, guna menawarkan solusi preventif dan kuratif yang berorientasi pada kesehatan mental dan spiritualitas Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus deskriptif, melalui analisis berita, artikel ilmiah, kitab, dan literatur psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunuh diri dipengaruhi oleh faktor tekanan psikologis, kurangnya dukungan sosial, impulsivitas, dan lemahnya pemaknaan religius. Dari perspektif psikologi, intervensi yang relevan meliputi cognitive behavioral therapy (CBT), penguatan berbasis keluarga, psikoedukasi, serta pemanfaatan media digital untuk penyebaran informasi positif. Sementara itu, edukasi hadist berkontribusi dalam membentuk kesadaran kritis, bukan sekadar larangan tekstual, tetapi sebagai penanaman nilai kasih sayang, iman, dan harapan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam pendidikan Islam, dengan menegaskan pentingnya integrasi psikologi dan studi hadist dalam membangun ketahanan keluarga, memperkuat pendidikan karakter, serta menciptakan pendekatan pembelajaran yang reflektif terhadap isu kesehatan mental.