Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrating Restorative Justice into Mineral and Coal Mining Crime Resolution: A Normative Analysis for Sustainable Development in Indonesia Hermawan, Rosyanto Yudha; Muhjad, M. Hadin; Usman, Rachmadi
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i1.1321

Abstract

This study analysed the settlement of mineral and coal mining criminal acts through a restorative justice approach as an alternative to the conventional criminal justice system as well as It seeks to identify the distinctive characteristics of equitable settlement mechanisms and to develop a reformulated model that aligns with the principles of sustainable mining development. Using a normative juridical (doctrinal) research method, the study examines statutory regulations, judicial decisions, and scholarly works related to the settlement of mining crimes. The analysis involves both primary and secondary legal materials to evaluate the coherence between current legal norms and restorative principles. A prescriptive approach is applied to propose legal reform aimed at integrating restorative mechanisms into the mining law framework. Findings revealed that the Mining Law primarily focuses on punitive measures and has yet to regulate restorative justice mechanisms. Mining-related offenses encompass illegal mining, false data submission, failure to reclaim, and environmental destruction. The study shows that applying restorative justice through penal mediation, restorative conferences, and community-based dialogue can accelerate resolution, reduce costs, and address victims’ needs while restoring social harmony. It provides a framework for government institutions to mediate mining disputes effectively while ensuring social and ecological recovery. The study contributes to the advancement of legal scholarship by bridging restorative justice theory with mining governance. It establishes a foundation for formulating future legal reforms that emphasize comprehensive, fair, and sustainable approaches to resolving mining-related criminal cases.
Urgensi Pembentukan Undang-Undang Lembaga Kepresidenan dalam Sistem Presidensial Indonesia: Studi Perbandingan dengan Amerika Serikat dan Korea Selatan Prasetia, Trenadi; Muhjad, M. Hadin
Pahlawan: Jurnal Ilmu Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 21 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.138 KB) | DOI: 10.57216/pah.v21i2.19

Abstract

Penelitian ini membahas urgensi pembentukan Undang-Undang tentang Lembaga Kepresidenan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Hingga kini, belum terdapat pengaturan hukum yang secara komprehensif mengatur kelembagaan Presiden, sehingga menimbulkan kekosongan hukum dan potensi konsentrasi kekuasaan pada cabang eksekutif. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya regulasi kelembagaan kepresidenan guna memperkuat prinsip checks and balances dan mencegah penyalahgunaan kewenangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis deskriptif-analitis, melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan praktik ketatanegaraan, serta perbandingan dengan sistem presidensial di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan Presiden yang sangat luas belum diimbangi dengan batasan hukum yang terstruktur, sehingga memperlemah pengawasan legislatif dan yudikatif. Oleh karena itu, pembentukan Undang-Undang Lembaga Kepresidenan merupakan kebutuhan mendesak untuk menjamin kepastian hukum, memperkuat prinsip negara hukum, dan menjaga keseimbangan kekuasaan dalam sistem presidensial Indonesia.