p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IPSSJ
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BEHAVIORAL AND SOCIAL THEORIES OF LEARNING: KONSEP, PRINSIP, DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN Nufail Ibnu Muchtar; Annisa Yuliana; Roni Hartono
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas dua teori utama dalam psikologi pendidikan, yaitu teori perilaku (behavioral learning) dan teori pembelajaran sosial (social learning) sebagai landasan dalam memahami proses belajar. Teori perilaku menekankan peran stimulus, respons, serta konsekuensi berupa penguatan dan hukuman dalam membentuk perilaku, sedangkan teori pembelajaran sosial yang dikembangkan oleh Bandura menyoroti pentingnya observasi, modeling, vicarious learning, dan regulasi diri dalam proses belajar. Melalui analisis terhadap kelebihan, kekurangan, dan hubungan kedua teori, artikel ini menunjukkan bahwa keduanya saling melengkapi dalam menjelaskan mekanisme pembelajaran, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Implementasi kedua teori dalam pembelajaran di kelas ditunjukkan melalui penggunaan modeling, penguatan, observational learning, serta pengembangan self-regulation siswa. Dengan demikian, kedua teori memberikan dasar teoretis yang kuat bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
EFEKTIVITAS MEDIA BAAMBOOZLE DALAM MENINGKTKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB SANTRI KELAS VIII SMPIT DARUS SUNNAH SUMBAWA Nufail Ibnu Muchtar; Suparman
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya motivasi intrinsik dan capaian kognitif santri yang disebabkan oleh dominasi metode konvensional yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan media Baamboozle, dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, di mana data kuantitatif dikumpulkan dan dianalisis terlebih dahulu menggunakan desain kuasi-eksperimen tipe nonequivalent control group design, kemudian dilengkapi dengan data kualitatif melalui observasi untuk menjelaskan temuan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh santri SMPIT Darus Sunnah Sumbawa, dengan sampel penelitian sebanyak 44 santri kelas VIII yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (N=22) dan kelas kontrol (N=22) melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi angket motivasi belajar, tes hasil belajar (pretest-posttest), serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji Independent Samples T-Test) dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, penerapan media Baamboozle terlaksana dengan kategori "Sangat Baik" (rata-rata keterlaksanaan sintaks 91%) dan memicu aktivitas belajar santri yang sangat tinggi (rata-rata 95,66%). Kedua, media Baamboozle terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar secara signifikan, ditunjukkan oleh nilai t_{hitung} 4,464 dengan (signifikansi 0,000) dan peningkatan N-Gain kategori "Tinggi" (0,71), yang lebih unggul dibandingkan kelas kontrol (0,36). Ketiga, terdapat peningkatan hasil belajar kognitif yang signifikan pada kelas eksperimen dengan nilai t_{hitung} 3,215 (signifikansi 0,003) dan rata-rata N-Gain sebesar 0,61, mengungguli kelas kontrol yang hanya mencapai 0,32. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi gamifikasi Baamboozle relevan dengan Teori Self-Determination dan Connectionisme dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Peneliti merekomendasikan penggunaan media ini sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif di lingkungan pesantren.