Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Literatify : Trends in Library Development

Towards Innovations to Develop Library: A Case Study in Makassar City Library Saenal Abidin; Najemiati Najemiati
Literatify: Trends in Library Developments Vol 1 No 1 (2020): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.399 KB) | DOI: 10.24252/literatify.v1i1.12778

Abstract

In developing a library, strategy must be well designed and set in the forms of real activities. Many libraries have strategies, but not all of them might realize it. This research will describe the strategies undertaken by the Makassar City Library in developing its services through innovations that had not existed before. The data were obtained through direct face-to-face interviews with few librarians, observations, and other supporting documents. The data were triangulated and then described. The study showed that the Makassar City Library packaged a modern form of service called KUSUKA (Khusus Pemustaka/Special for Users). This service brings together various innovation programs which are Kusuka Dongkel, Kusuka Buku, Kusuka Mari/Magang Mandiri, Kusuka Sentuh Pustaka, Kusuka Kelas Khusus, Kusuka E-Pustaka, and Kusuka Kartu Bisa Pede).ABSTRAKStrategi dalam mengembangkan perpustakaan mesti dirancang dengan baik dan dituangkan dalam bentuk-bentuk kegiatan nyata. Banyak perpustakaan memiliki strategi, namun tidak semua dapat mewujudkannya. Penelitian ini akan menggambarkan strategi yang dilakukan oleh Perpustakaan Kota Makassar dalam mengembangkan layanannya dengan berupa inovasi-inovasi yang belum ada sebelumnya. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan tatap muka langsung dengan beberapa pustakawan, observasi, dan beberapa dokumen pendukung lainnya. Data dianalisis secara triangulasi lalu dideskripsikan sebagaimana adanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Kota Makassar mengemas bentuk layanan yang lebih modern. Beragam inovasi disatukan dalam satu kemasan yang disebut dengan layanan KUSUKA (Khusus Pemustaka). Layanan ini menyatukan berbagai program inovasi (Kusuka Dongkel, Kusuka Buku, Kusuka Mari/magang mandiri, Kusuka Sentuh Pustaka, Kusuka Kelas Khusus, Kusuka E-Pustaka, dan Kusuka Kartu Bisa Pede).
Instagram as a Promotion Media at the Katakerja Library Muslihatul Inayah HR; Gustia Tahir; Saenal Abidin
Literatify: Trends in Library Developments Vol 1 No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.403 KB) | DOI: 10.24252/literatify.v1i2.15806

Abstract

Peluang media sosial yang begitu besar menjangkau audiens membuat perpustakaan tidak ingin menyia-yiakan peluang yang ada. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemanfaatan media sosial Instagram sebagai sarana promosi Perpustakaan Katakerja di Kota Makassar dan apa kendala Perpustakaan Katakerja di Kota Makassar dalam pemanfaatan Instagram. Adapun jenis penelitian ini yakni deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dan diolah dengan metode reduksi data, penyajian data secara tertulis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pemanfaatan media sosial Instagram sebagai sarana promosi Perpustakaan Katakerja di Kota Makassar dinilai sudah maksimal karena sejauh ini semua fitur-fiturnya dimanfaatkan oleh Perpustakaan Katakerja yang menggunakan nama pengguna @katakerja dengan konten yang dibagikan berupa segala kegiatan yang terkait dengan Perpustakaan Katakerja semacam layanan perpustakaan, kegiatan diskusi atau kelas, keanggotaan, koleksi, merchandise, sudut-sudut ruangan, dan kunjungan pemustaka yang dibagikan ke pengikut Instagram Perpustakaan Katakerja. Adapun kendala yang dihadapi Perpustakaan Katakerja yakni kurangnya koordinasi tim sehingga berdampak pada pengunggahan yang tidak berjalan lancar dan tidak adanya biaya pengelolaan media sosial Instagram dalam promosi Perpustakaan Katakerja.ABSTRACTThe opportunity for social media to reach an audience is so great that libraries do not want to waste existing opportunities. This research discusses how the use of Instagram as a means of promoting the Katakerja Library in Makassar City and what are the obstacles obstacles faced by its library. The type of this research is descriptive with a qualitative approach. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The data were analyzed and processed using data reduction methods, written data presentation, and documentation. The results show that the use of Instagram is fully conclutions as a means of promoting the Katakerja Library in Makassar City is considered to be maximal because its features have been utilized by the Katakerja Library (@katakerja) to promote library services, discussion or class activities, memberships, collections, merchandise, room corners, and visitor fot its library followers. Meanwehile  There are obstacles faced by the library, namely the lack of team coordination so that it has an impact on uploads that do not run smoothly and there is no budgat for managing Instagram in promoting the library.
Layanan Terapung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Pulau Gusung Kabupaten Kepulauan Selayar Saenal Abidin; Rahmayanti Rahmadanti
Literatify: Trends in Library Developments Vol 2 No 1 (2021): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.448 KB) | DOI: 10.24252/literatify.v2i1.20374

Abstract

This research discusses "The Effectiveness of the Floating Mobile Library Service of the Library and Archives Service in Gusung Island, Selayar Islands Regency". The main problem in this research is how the effectiveness of the floating mobile library service of the Library and Archives Service in Gusung Island, Selayar Islands Regency and the efforts made to improve the floating mobile library services of the Selayar Islands Regency Library and Archives Service. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the floating mobile library services of the Library and Archives Service in Gusung Island, Selayar Islands Regency and to determine the efforts made to improve the floating mobile library services of the Library and Archives Service in Gusung Island, Selayar Islands Regency. This type of research uses This type of descriptive research uses a qualitative approach and uses data collection methods by observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the effectiveness of the floating mobile library services of the Library Service in Gusung Island, Selayar Islands Regency, is divided into 4 elements. Based on the facilities, the floating mobile library has adequate facilities. Based on the collection, the floating mobile library provides various collections of library materials that are tailored to the needs of the user. Based on its services, floating mobile library services are carried out once or twice a week and often competitions are held. Based on the library, this floating mobile library is well received by the community and children in the archipelago are also getting more active in reading. And for the efforts to improve the service of the floating mobile library, the Office of Library and Archives of Selayar Islands Regency, among others, is to improve the service facilities for the floating mobile library, the budget, and the competence of librarians or librarians. Penelitian ini membahas tentang “Efektivitas Layanan Perpustakaan Keliling Terapung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Pulau Gusung Kabupaten Kepulauan Selayar”. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keefektifan layanan perpustakaan keliling terapung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Pulau Gusung Kabupaten Kepulauan Selayar dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan layanan perpustakaan keliling terapung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Selayar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan layanan perpustakaan keliling terapung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Pulau Gusung Kabupaten Kepulauan Selayar dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan layanan perpustakaan keliling terapung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Pulau Gusung Kabupaten Kepulauan Selayar.Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keefektifan layanan perpustakaan keliling terapung Dinas Perpustakaan di Pulau Gusung Kabupaten Kepulauan Selayar dibagi menjadi 4 unsur. Berdasarkan fasilitasnya, perpustakaan keliling terapung memiliki fasilitas yang memadai. Berdasarkan koleksinya, perpustakaan keliling terapung menyediakan berbagai macam koleksi bahan pustaka yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Berdasarkan layanannya, layanan perpustakaan keliling terapung dilaksanakan satu sampai dua kali dalam seminggu dan seringkali diadakan lomba-lomba. Berdasarkan pemustakanya, perpustakaan keliling terapung ini diterima dengan baik oleh masyarakat dan anak-anak di daerah kepulauan juga semakin giat membaca. Dan untuk upaya peningkatan layanan perpustakaan keliling terapung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Selayar, antara lain peningkatan fasilitas layanan perpustakaan keliling terapung, anggaran, dan kompetensi pustakawan atau petugas perpustakaan. 
Pelestarian Bahan Pustaka Pasca Banjir Bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto Saenal Abidin; Muhammad Khudri Syam; Sitti Husaebah Pattah
Literatify: Trends in Library Developments Vol 2 No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.917 KB) | DOI: 10.24252/literatify.v2i2.20407

Abstract

Penelitian ini membahas “Pelestarian Bahan Pustaka Pasca Banjir Bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto”. Rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana usaha dan bentuk pelestarian bahan pustaka yang dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (2) Bagaimana proses pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (3) apa saja kendala yang dihadapi dalam proses pelestarian pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto. Tujuan penelitian yaitu (1) Untuk mengetahui usaha dan bentuk pelestarian bahan pustaka yang dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (2) Untuk mengetahui proses pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (3) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam proses pelestarian pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam bentuk reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan untuk memperoleh hasil akhir.Dari hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa (1) Usaha dan bentuk pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto yaitu berusaha untuk menyelamatkan bahan pustaka yang telah terendam air dan lumpur melalui pelestarian bahan pustaka dalam bentuk preservasi. (2) Proses pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, selain untuk menyelamatkan buku, juga untuk menyelamatkan informasi yang terkandung di dalamnya serta proses pelestarian bahan pustaka ini memiliki 4 tahapan. (3) Kendala-kendala yang dihadapi yaitu Dana, Minimnya pengetahuan staf tentang kegiatan pelestarian pasca banjir dan kurangnya peralatan yang dimiliki.
Faktor-Faktor Penghambat Pengelolaan Arsip Vital Pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (PERSERO) Regional IV Saenal Abidin; Sitti Husaebah Pattah; Arsil T
Literatify: Trends in Library Developments Vol 3 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v3i2.31920

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengelolaan arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat pengelolaan arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pengelolaan arsip vital, kemudian untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam mengelola arsip vital, dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan dalam mengelola arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi langsung dan wawancara terhadap informan serta melakukan keabsahan data dengan waktu dan sumber. Informan dalam penelian ini terdiri dari 4 orang yang merupakan pegawai tetap di bagian Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun hasil penelitian terkait dengan pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV adalah penyebab pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV yaitu faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV yaitu dalam pelaksanaan pengelolaan arsip vital secara keseluruhan mulai penataan arsip vital, penyimpanan arsip vital, peminjaman arsip vital, temu kembali arsip vital, pemeliharaan arsip vital, pengamanan arsip vital dan penyusutan arsip vital adalah belum adanya sumber daya manusia atau pegawai yang dimandatkan secara khusus untuk mengelola arsip vital.
Analisis Ketersediaan Koleksi untuk Kebutuhan Informasi Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Saenal Abidin; Nur Annafiah Adzkiya Mar'at; Arsil T; Umar Sulaiman
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36769

Abstract

Penelitian ini berfokus pada ketersediaan koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian menunjukkan ketersediaan koleksi di perpustakaan telah sejalan dengan Standar Nasional Perpustakaan Provinsi yang jumlah total koleksi perpustakaan daerah yang terbaru sebanyak 365.407 Eksamplar 45.792 judul, dengan pembagian jumlah koleksi fiksi 149.436 Eksamplar dan 1.018 judul serta jumlah koleksi non-fiksi 215.971. sedangkan Jumlah koleksi digital 250 Isulsel, 280 e-sulawesiana, 6.720 Pocadi, 7.321 Bookless. Selanjutnya, kesimpulan terkait kebutuhan informasi pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, jika dilihat dari segi kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial, dan kebutuhan berimajinasi, secara umum telah terpenuhi dengan baik. Hal itu dibuktikan dari pernyataan seluruh informan dari kalangan pemustaka.