Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dengan Kejadian Temper Tantrum Pada Anak Usia Prasekolah Di TK Permata Kecamatan Limboto: The Relationship Between Parental Knowledge and Temper Tantrums in Preschool Children at Permata Kindergarten, Limboto District Sukma Nurrizka Mahmud; Sri Andriani Ibrahim; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9188

Abstract

Temper tantrum adalah perilaku emosional yang umum terjadi pada anak usia prasekolah, ditandai dengan ledakan emosi seperti menangis, berteriak, atau marah berlebihan akibat ketidakmampuan anak mengekspresikan perasaan secara positif. Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian ini adalah tingkat pengetahuan orang tua mengenai pencegahan serta penanganan emosi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan orang tua dengan kejadian temper tantrum pada anak usia prasekolah di TK Permata Kecamatan Limboto. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 32 responden yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan orang tua tentang temper tantrum dan kuesioner kejadian Temper Tantrum. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian temper tantrum pada anak usia prasekolah di TK Permata Kecamatan Limboto. Analisis menggunakan uji Chi-Square memperoleh nilai p-value < 0,05. Hal ini menandakan bahwa semakin baik pengetahuan orang tua, semakin kecil kemungkinan anak mengalami temper tantrum. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi orang tua untuk memahami pentingnya pengetahuan tentang temper tantrum, sehingga mampu mencegah dan menanganinya dengan tepat. Sebagai upaya nyata, peneliti juga membagikan leaflet agar orang tua lebih mudah memperoleh informasi dan pemahaman terkait pencegahan serta penanganan.