hulalata, Mohammad Syafril Rinaldy
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Pendidikan Inklusif Berdasarkan Hukum Positif dan Implikasinya bagi Penyandang Disabilitas: indonesia hulalata, Mohammad Syafril Rinaldy
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 04 (2025): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i04.1836

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia berdasarkan perspektif hukum positif serta implikasinya terhadap pemenuhan hak penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta analisis deskriptif-analitis terhadap efektivitas implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum nasional telah memberikan jaminan pendidikan inklusif, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya peraturan pelaksana, keterbatasan pendanaan afirmatif, kurangnya tenaga pendidik khusus, dan minimnya fasilitas ramah disabilitas. Kesenjangan antara norma hukum dan realitas lapangan menandakan bahwa hak pendidikan bagi penyandang disabilitas belum terwujud secara substantif. Diperlukan pembentukan regulasi teknis yang mengatur standar layanan, pembiayaan, dan mekanisme pengawasan agar prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi benar-benar terimplementasi.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF BERDASARKAN HUKUM POSITIF DAN IMPLIKASINYA BAGI PENYANDANG DISABILITAS hulalata, Mohammad Syafril Rinaldy
JURNAL DARUSSALAM: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Darussalam: Pemikiran Hukum Ketatanegaraan dan Perbandingan Mazhab
Publisher : STIS Darussalam Bermi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jd.v5i2.333

Abstract

This study aims to analyze inclusive education policies in Indonesia from the perspective of positive law and their implications for fulfilling the rights of persons with disabilities. The research employs a normative legal method using statutory and conceptual approaches, combined with descriptive-analytical analysis of policy implementation effectiveness. The findings reveal that although Indonesia’s legal framework guarantees inclusive education, its implementation remains hindered by weak technical regulations, limited affirmative funding, a shortage of special education teachers, and inadequate disability-friendly facilities. The gap between legal norms and practical realities demonstrates that the right to education for persons with disabilities has not been substantively realized. Therefore, detailed technical regulations governing service standards, funding mechanisms, and supervision are urgently needed to ensure the effective implementation of equality and non-discrimination principles.