Insani, Husnil
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN NILAI ESTETIK DAN MAKNA ELEMEN BENTUK PADA SUNTIANG DALAM KEBUDAYAAN MINANGKABAU Insani, Husnil; Irawan, Indra; Siregar, Nayla Salsabila Br
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.461

Abstract

Suntiang merupakan mahkota adat perempuan Minangkabau yang tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga memuat nilai filosofis mengenai identitas, kehormatan, dan tanggung jawab perempuan setelah menikah. Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai estetik suntiang serta makna simbolik elemen-elemen bentuknya yang merepresentasikan pandangan hidup masyarakat Minangkabau. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis melalui studi pustaka, kajian visual, dan analisis semiotika Peirce serta estetika kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suntiang mengandung prinsip estetika seperti keseimbangan, kesatuan, irama, proporsi, penekanan, dan kontras yang membangun keindahan harmonis. Setiap ornamen, termasuk bunga, flora-fauna, bentuk bertingkat, susunan ganjil, dan warna emas, memiliki makna simbolis terkait tanggung jawab, kehormatan, serta hubungan manusia dengan alam. Penelitian juga menemukan bahwa transformasi suntiang modern tetap mempertahankan akar nilai budaya meskipun mengalami penyesuaian estetis.
Analisis Stilisasi Bentuk Ragam Hias Motif Sulaman Nareh Kota Pariaman UMKM Indah Mayang Siregar, Nurul Fadhilah; Insani, Husnil; Aceh, Wildah Indah Santri; Rahayu, Sri; Rahayu, Gea Amanda; Asmidar, Asmidar
Corak Vol 14, No 2 (2025): Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.18058

Abstract

Sulaman Nareh adalah salah satu seni kriya tradisional khas daerah Nareh/Naras, Kota Pariaman yang memiliki kekayaan ragam hias flora dan fauna yang sudah distilisasikan secara turun-temurun. Sulaman ini memiliki keunikan yang khas dengan teknik kapalo samek atau tusuk peniti dan sulam benang emas, penggunaan warna yang mencolok dan motif yang berliuk. Motif yang digunakan memiliki bentuk yang indah berasal dari alam yang telah distilisasikan. Stilisasi adalah teknik menyederhanakan bentuk atau mengurangi detail bentuk tanpa menghilangkan ciri khasnya. Penelitian mengenai stilisasi motif masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk mengungkapkan bagaimana bentuk stilisasi bentuk motif sulaman Nareh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk stilisasi motif Sulaman Nareh oleh UMKM Indah Mayang yang merupakan salah satu usaha sulam yang sudah lama di Kota Pariaman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, analisis visual terhadap motif, dokumentasi dan wawancara dengan pemilik UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses stilisasi dilakukan dengan menyederhanakan bentuk namum mempertahankan bentuk asli objek, pengaturan komposisi dan penguatan garis. Motif ragam hias terinspirasi dari kekayaan alam kota pariaman khususnya alam laut dan pantainya. Sulaman Nareh sebagai pelestarian budaya, identitas daerah dan manifestasi kreativitas perempuan Kota Pariaman.