Aceh, Wildah Indah Santri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA SIMBOLIK PAKAIAN PEREMPUAN ADAT NIAS PADA TARI MAENA Aceh, Wildah Indah Santri; Irawan, Irawan
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan makna simbolik yang terkandung dalam pakaian perempuan adat Nias, Öröba Si’öli, saat ditampilkan dalam pertunjukan Tari Maena. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis semiotik budaya, penelitian ini menafsirkan simbol, warna, motif, dan ornamen pakaian adat sebagai representasi nilai budaya masyarakat Nias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian Öröba Si’öli tersusun dari unsur-unsur simbolik utama seperti warna dominan Kuning/Emas, Merah, dan Hitam, serta motif kain seperti Ni’okindrö (pola berlian/loseng) dan Ni’ohaluyo (pola segitiga ujung tombak). Setiap unsur mengandung makna filosofis yang mendalam: Kuning/Emas melambangkan kemuliaan dan kejayaan, Merah menandakan keberanian, dan Hitam menggambarkan keteguhan. Motif Ni’okindrö melambangkan kekayaan dan kemakmuran, sementara Ornamen Sulaman Emas mencerminkan status sosial dan identitas kelompok, khususnya kaum bangsawan. Secara kolektif, makna simbolik ini berperan penting dalam memperkuat pesan budaya Tari Maena, berfungsi sebagai sistem tanda (semiotik) yang menyampaikan semangat kebersamaan, solidaritas, dan penghormatan terhadap nilai adat, sekaligus menjadi sarana komunikasi budaya dan pewarisan nilai leluhur. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami makna simbolik pakaian adat sebagai bagian dari sistem tanda budaya daerah dan memperkuat upaya pelestarian budaya lokal Keywords: Pakaian Adat Nias (Öröba Si’öli), Tari Maena , makna Simbolik , Semiotika Budaya, identitas budaya.
Analisis Stilisasi Bentuk Ragam Hias Motif Sulaman Nareh Kota Pariaman UMKM Indah Mayang Siregar, Nurul Fadhilah; Insani, Husnil; Aceh, Wildah Indah Santri; Rahayu, Sri; Rahayu, Gea Amanda; Asmidar, Asmidar
Corak Vol 14, No 2 (2025): Vol 14, No 2 (2025): Corak : Jurnal Seni Kriya
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/corak.v14i2.18058

Abstract

Sulaman Nareh adalah salah satu seni kriya tradisional khas daerah Nareh/Naras, Kota Pariaman yang memiliki kekayaan ragam hias flora dan fauna yang sudah distilisasikan secara turun-temurun. Sulaman ini memiliki keunikan yang khas dengan teknik kapalo samek atau tusuk peniti dan sulam benang emas, penggunaan warna yang mencolok dan motif yang berliuk. Motif yang digunakan memiliki bentuk yang indah berasal dari alam yang telah distilisasikan. Stilisasi adalah teknik menyederhanakan bentuk atau mengurangi detail bentuk tanpa menghilangkan ciri khasnya. Penelitian mengenai stilisasi motif masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk mengungkapkan bagaimana bentuk stilisasi bentuk motif sulaman Nareh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk stilisasi motif Sulaman Nareh oleh UMKM Indah Mayang yang merupakan salah satu usaha sulam yang sudah lama di Kota Pariaman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, analisis visual terhadap motif, dokumentasi dan wawancara dengan pemilik UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses stilisasi dilakukan dengan menyederhanakan bentuk namum mempertahankan bentuk asli objek, pengaturan komposisi dan penguatan garis. Motif ragam hias terinspirasi dari kekayaan alam kota pariaman khususnya alam laut dan pantainya. Sulaman Nareh sebagai pelestarian budaya, identitas daerah dan manifestasi kreativitas perempuan Kota Pariaman.